GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Nasional Pendidikan
Beranda » Berita » Undana Masuk 10 Besar Nasional Penerima KIP Kuliah SNBT 2026

Undana Masuk 10 Besar Nasional Penerima KIP Kuliah SNBT 2026

Ket: Tangkapan layar dari Youtube @SNBT, saat konferensi pers hasil SNBT 2026. (Alberto)

NTTSatu.ID – Kabar membanggakan datang dari Universitas Nusa Cendana. Pada hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, kampus kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur itu berhasil masuk dalam daftar 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) akademik dengan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah terbanyak di Indonesia.

Berdasarkan data resmi Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Undana menempati posisi keenam nasional dengan jumlah 1.959 mahasiswa penerima KIP Kuliah melalui jalur SNBT 2026. 

Secara nasional, hasil SNBT 2026 mencatat sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 86.118 peserta atau sekitar 33,59 persen merupakan pendaftar program KIP Kuliah. 

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, menjelaskan bahwa jumlah penerima KIP Kuliah yang lolos SNBT tahun ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

“Yang diterima (KIP) itu 86.118. Artinya 33,59 persen yang lulus SNBT dari pendaftar KIP Kuliah,” ujarnya dalam konferensi pers hasil SNBT 2026 yang digelar secara hybrid, Senin (25/5/2026). 

Ijazah Alumni IAKN Kupang Tetap Sah, Tim Hukum Bongkar Polemik Kenaikan Pangkat HN

Masuknya Undana dalam jajaran kampus penerima KIP Kuliah terbanyak dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di kampus tersebut, sekaligus memperlihatkan besarnya akses mahasiswa dari keluarga ekonomi lemah untuk melanjutkan pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia.

Selain Undana, daftar PTN akademik penerima KIP Kuliah terbanyak diisi oleh Universitas Negeri Surabaya dengan 3.107 mahasiswa, disusul Universitas Negeri Medan sebanyak 3.060 mahasiswa dan Universitas Negeri Padang dengan 2.705 mahasiswa. 

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto menegaskan bahwa penyaluran KIP Kuliah ke depan akan semakin tepat sasaran karena menggunakan basis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN yang bertujuan memastikan bantuan sosial, termasuk KIP Kuliah, benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

“Arahan Presiden membuat KIP Kuliah akan jauh lebih tepat sasaran karena berasal dari database yang valid dan telah diverifikasi oleh BPS,” katanya. 

Kloter Keempat Undana Peduli Flores Dilepas, Mahasiswa FST Petakan Infrastruktur Rusak

Program KIP Kuliah sendiri menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendukung pemerataan pendidikan tinggi nasional, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.

Capaian Undana dalam SNBT 2026 ini sekaligus mempertegas peran kampus tersebut sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi strategis di kawasan timur Indonesia yang terus membuka ruang bagi generasi muda NTT untuk memperoleh pendidikan berkualitas dan berdaya saing nasional.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NTTSatu.ID merupakan portal berita yang menyajikan informasi terkini, terpercaya, dan aktual seputar berbagai peristiwa penting di Nusa Tenggara Timur serta berbagai isu nasional yang menarik untuk diketahui masyarakat.

Berita Terbaru






Berita Populer

01

Kuasa Hukum Sebut Kades Fafinesu B Picu Pengeroyokan Tiga Pencari Madu di TTU

02

Mario Kebo: Tiga Pencari Madu Dihadang dan Dianiaya di Jalan, Bukan di Rumah Warga

03

Duka Mendalam atas Kepergian dr. Icha, Bupati TTU Dukung Keluarga Tempuh Jalur Hukum

04

Sederet Pesan Arogan Harun Natonis ke Rektor IAKN Kupang Sebelum Dugaan Penganiayaan

05

Kuasa Hukum Naris Amleni Bantah Terlibat Intimidasi dr. Icha

× Advertisement
× Advertisement