GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Daerah Pendidikan
Beranda » Berita » Undana Siap Kawal Pembangunan Sabu Raijua

Undana Siap Kawal Pembangunan Sabu Raijua

Ket: Rektor Undana Prof. Jefri Bale (kiri) dan Bupati Sabu Raijua Krisman B. Riwu Kore (kanan). (Dok: NTTSatu)

NTTSatu.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung pembangunan daerah di Nusa Tenggara Timur. 

Kali ini, Undana resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis 3 September 2026 di Rektorat Undana.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi strategis antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam berbagai sektor pembangunan.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi akan ditindaklanjuti melalui sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., didampingi Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Undana, Yefri C. Adoe, S.E., M.AP., dan Subkoordinator Kerja Sama Undana, Happy Yandri Haning, S.Si.

Ijazah Alumni IAKN Kupang Tetap Sah, Tim Hukum Bongkar Polemik Kenaikan Pangkat HN

Sementara dari pihak Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, hadir langsung Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kore, S.E., M.M., bersama sejumlah staf.

Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui kontribusi keilmuan, penelitian, inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Ia mengatakan, Undana membuka peluang untuk mendukung berbagai program yang akan dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

Namun demikian, pelaksanaan program-program tersebut akan disesuaikan dengan perencanaan dan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Mungkin tahun depannya nanti dialokasikan juga. Kita melihat alokasi anggaran yang kita miliki, karena komitmen pendanaan atau penganggaran kegiatan untuk meningkatkan nilai teknologi atau nilai ekonomi dan sumber-sumber lainnya juga bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk sumber daya manusia dan ASN di Sabu Raijua,” ujar Prof. Jefri.

Kloter Keempat Undana Peduli Flores Dilepas, Mahasiswa FST Petakan Infrastruktur Rusak

Menurutnya, kolaborasi antara Undana dan pemerintah daerah memiliki peluang besar untuk menghasilkan berbagai inovasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Undana, kata Prof. Jefri, memiliki sumber daya akademik, tenaga ahli serta berbagai hasil penelitian yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan.

Karena itu, kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting dari upaya Undana menjalankan peran perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kore, mengatakan penandatanganan MoU tersebut akan menjadi dasar dan payung besar bagi Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk menjalin kerja sama dengan Undana.

Berbagai bentuk kerja sama teknis nantinya akan diturunkan melalui Perjanjian Kerja Sama atau PKS sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

DPRD Kota Kupang Drop Penyertaan Modal Rp20 Miliar, Perda Belum Ada

“Sebagai dasar untuk kita bekerja sama dengan Undana dalam semua aspek. Nanti akan diturunkan dengan PKS-PKS sesuai dengan kebutuhan kita,” kata Krisman.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi dalam mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan saat ini membutuhkan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, teknologi dan data agar kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

“Dalam rangka pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua, kita menggandeng kampus untuk membantu kita dalam melaksanakan pembangunan secara lebih efektif,” ujarnya.

Dalam pembahasan awal kerja sama tersebut, sejumlah sektor strategis menjadi perhatian kedua belah pihak.

Salah satunya adalah pengembangan potensi dan produk agribisnis yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Sabu Raijua.

Selain sektor ekonomi dan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua juga tertarik untuk mengembangkan sistem tata kelola pemerintahan, khususnya dalam penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati Krisman mengungkapkan, salah satu hal menarik yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah adanya sistem penilaian kinerja pegawai yang berpotensi diadopsi oleh Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam melakukan pengukuran dan evaluasi terhadap kinerja ASN secara lebih objektif dan terarah.

Menurutnya, Rektor Undana telah menyatakan kesiapan untuk mendukung kerja sama dalam pengembangan maupun adopsi sistem tersebut.

“Yang menarik tadi, ada suatu sistem untuk penilaian kinerja pegawai yang mungkin akan kita adopsi dari Undana. Pak Rektor sudah menyampaikan kesediaannya untuk kita bekerja sama dalam mengadopsi sistem itu untuk menilai kinerja pegawai, supaya kinerja-kinerja pegawai ini benar-benar searah dengan visi dan misi pemerintah daerah ke depan,” jelasnya.

Kerja sama Undana dan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menghasilkan penelitian, inovasi, teknologi serta rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan dalam pembangunan.

Sementara pemerintah daerah memiliki kebutuhan terhadap dukungan akademik dan tenaga ahli dalam merumuskan serta melaksanakan berbagai program pembangunan.

Melalui kerja sama tersebut, berbagai potensi daerah diharapkan dapat dikembangkan secara maksimal.

Mulai dari sektor pendidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan teknologi, agribisnis, ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

MoU tersebut juga membuka peluang bagi ASN di Kabupaten Sabu Raijua untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan melalui kerja sama dengan Undana.

Selain itu, penelitian dan kajian yang dilakukan oleh para akademisi Undana dapat diarahkan untuk menjawab persoalan-persoalan konkret yang dihadapi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sabu Raijua.

Ke depan, MoU ini akan dijabarkan melalui sejumlah PKS yang lebih spesifik dan terukur.

Setiap program kerja sama nantinya akan disusun berdasarkan kebutuhan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua serta potensi dan kapasitas akademik yang dimiliki Universitas Nusa Cendana.

Penandatanganan MoU ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Nusa Cendana untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Nusa Tenggara Timur melalui kekuatan pendidikan, riset dan inovasi.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NTTSatu.ID merupakan portal berita yang menyajikan informasi terkini, terpercaya, dan aktual seputar berbagai peristiwa penting di Nusa Tenggara Timur serta berbagai isu nasional yang menarik untuk diketahui masyarakat.

Berita Terbaru






Berita Populer

01

Kuasa Hukum Sebut Kades Fafinesu B Picu Pengeroyokan Tiga Pencari Madu di TTU

02

Mario Kebo: Tiga Pencari Madu Dihadang dan Dianiaya di Jalan, Bukan di Rumah Warga

03

Duka Mendalam atas Kepergian dr. Icha, Bupati TTU Dukung Keluarga Tempuh Jalur Hukum

04

Sederet Pesan Arogan Harun Natonis ke Rektor IAKN Kupang Sebelum Dugaan Penganiayaan

05

Kuasa Hukum Naris Amleni Bantah Terlibat Intimidasi dr. Icha

× Advertisement
× Advertisement