GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hukrim
Beranda » Berita » Resmob Jatanras Satreskrim Polres TTS Berhasil Menangkap DPO Kasus Pencurian Ternak Sapi

Resmob Jatanras Satreskrim Polres TTS Berhasil Menangkap DPO Kasus Pencurian Ternak Sapi

Kapolres Timor Tengah Selatan, AKBP HENDRA DORIZEN, S.H,.S.I.K., M.H (Dok: Istimewa)

NTTSatu.ID – Satreskrim Polres Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menuntaskan setiap tindak pidana dengan berhasil menangkap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian ternak sapi yang sempat melarikan diri.

Kasus tersebut bermula pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 Wita, ketika Satreskrim Polres TTS berhasil mengungkap tindak pidana pencurian ternak sapi di Kilo 5, Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan 65 kilogram daging sapi hasil curian.

Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku berjumlah tiga orang, yakni ODB, RMM, dan NT. Saat dilakukan penangkapan, pelaku ODB berhasil diamankan, sedangkan RMM dan NT melarikan diri.

Terhadap tersangka ODB, penyidik Satreskrim Polres TTS melaksanakan proses penyidikan hingga berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Soe.

Pada Maret 2026, tersangka ODB beserta barang bukti dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (Tahap II). Selanjutnya, pada Mei 2026, Pengadilan Negeri Soe menjatuhkan putusan yang menyatakan ODB terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian ternak milik korban Godlif Suat.

Ijazah Alumni IAKN Kupang Tetap Sah, Tim Hukum Bongkar Polemik Kenaikan Pangkat HN

Meskipun salah satu pelaku telah diproses hingga memperoleh putusan pengadilan, Satreskrim Polres TTS tidak menghentikan upaya penegakan hukum. Penyidik terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang masih berstatus DPO.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim Jatanras Satreskrim Polres TTS berhasil menangkap tersangka RMM di tempat persembunyiannya di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Ket. Foto: Saat Tim Resmob Jatanras Polres TTS menangkap DPO di tempat persembunyiannya. (Istimewa)

Penangkapan dipimpin oleh AIPDA ROKY SORU, selaku Kanit Resmob Jatanras Polres TTS, bersama anggotanya.

Setelah berhasil diamankan, tersangka RMM langsung dibawa ke Polres Timor Tengah Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.

Tersangka RMM telah ditetapkan sebagai tersangka dalam berkas perkara terpisah dan dipersangkakan melanggar Pasal 477 huruf c dan huruf g Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah).

Kloter Keempat Undana Peduli Flores Dilepas, Mahasiswa FST Petakan Infrastruktur Rusak

Kapolres Timor Tengah Selatan, AKBP HENDRA DORIZEN, S.H,.S.I.K., M.H menegaskan bahwa Polres TTS berkomitmen untuk menuntaskan setiap perkara pidana hingga seluruh pelaku berhasil diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Keberhasilan penangkapan DPO ini merupakan wujud keseriusan Polri dalam memberikan kepastian hukum, menjaga keamanan masyarakat, serta memberantas tindak pidana pencurian ternak di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NTTSatu.ID merupakan portal berita yang menyajikan informasi terkini, terpercaya, dan aktual seputar berbagai peristiwa penting di Nusa Tenggara Timur serta berbagai isu nasional yang menarik untuk diketahui masyarakat.

Berita Terbaru






Berita Populer

01

Kuasa Hukum Sebut Kades Fafinesu B Picu Pengeroyokan Tiga Pencari Madu di TTU

02

Mario Kebo: Tiga Pencari Madu Dihadang dan Dianiaya di Jalan, Bukan di Rumah Warga

03

Duka Mendalam atas Kepergian dr. Icha, Bupati TTU Dukung Keluarga Tempuh Jalur Hukum

04

Sederet Pesan Arogan Harun Natonis ke Rektor IAKN Kupang Sebelum Dugaan Penganiayaan

05

Kuasa Hukum Naris Amleni Bantah Terlibat Intimidasi dr. Icha

× Advertisement
× Advertisement