NTTSatu.ID – Dalam rangka mendukung implementasi Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Berdampak Universitas Nusa Cendana Tahun 2026, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Universitas Nusa Cendana (Undana) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kantor Desa Pondok, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, pada Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Nusa Cendana ke-64 dan Dies Natalis FKKH Undana ke-5 ini dipimpin oleh Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi., bersama Amanda Johannis, S.KM., M.P.H., dosen, dan dokter muda FKKH Undana.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif, sekaligus memperkuat sinergi antara
perguruan tinggi, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah desa dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Pemilihan tema tuberkulosis (TB) dan penyakit tidak menular (PTM) didasarkan pada pentingnya penguatan upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyakit yang masih menjadi tantangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumba Tengah.
Melalui semangat PKM Berdampak, FKKH Undana menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat langsung melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga menghasilkan inovasi edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai tuberkulosis (TB) sebagai salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat.
Tim pengabdian memberikan edukasi mengenai penyebab, cara penularan, tanda dan gejala, pentingnya deteksi dini, kepatuhan menjalani pengobatan hingga tuntas, serta langkah-langkah pencegahan penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Selanjutnya, masyarakat memperoleh edukasi mengenai penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan stroke. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat, pengendalian tekanan darah, konsumsi makanan bergizi seimbang sesuai prinsip Isi Piringku, aktivitas fisik secara teratur, serta pemeriksaan kesehatan berkala sebagai upaya mencegah komplikasi penyakit.
Sebagai bentuk implementasi PKM Berdampak, tim pengabdian juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta edukasi sesuai hasil pemeriksaan masing-masing peserta.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendukung deteksi dini faktor risiko penyakit sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya.
Selain pelayanan kesehatan, tim FKKH Undana menyerahkan donasi berupa pakaian layak pakai kepada masyarakat Desa Pondok sebagai bentuk kepedulian sosial.
Pada kesempatan yang sama, tim juga menyerahkan media edukasi berupa lembar balik “Isi Piringku” dan “Hipertensi” kepada UPTD Puskesmas Lawonda dan UPTD Puskesmas Tanambanas.
Lembar balik tersebut merupakan salah satu luaran sekaligus inovasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikembangkan oleh tim FKKH Undana sebagai media komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE). Melalui media ini, tenaga kesehatan diharapkan dapat terus memberikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan, sehingga manfaat pengabdian tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung.
Dekan FKKH Undana, Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi., menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tridarma.perguruan tinggi yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat.
“Melalui PKM Berdampak, kami ingin memastikan bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kami juga bangga karena saat ini sudah ada putra-putri Sumba Tengah yang menempuh pendidikan di FKKH Universitas Nusa Cendana, bahkan salah satunya telah menjadi dokter muda dan turut mengambil bagian dalam kegiatan pengabdian ini. Semoga hal tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumba Tengah untuk terus belajar, berani bercita-cita menjadi dokter, dan pada waktunya kembali mengabdi untuk membangun daerahnya,” ujar Dekan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Agustina, S.K.M., menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kolaborasi yang sangat penting dalam mendukung pembangunan kesehatan di daerah.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana. Edukasi mengenai tuberkulosis dan penyakit tidak menular, disertai pemeriksaan kesehatan gratis, sangat membantu upaya promotif dan preventif yang selama ini dijalankan oleh Dinas Kesehatan bersama puskesmas. Kami juga merasa bangga karena saat ini sudah ada beberapa putra-putri Sumba Tengah yang menempuh pendidikan di FKKH Universitas Nusa Cendana, bahkan salah satunya telah menjadi dokter muda dan ikut terlibat dalam kegiatan ini. Hal tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus belajar, meraih cita-cita sebagai tenaga kesehatan, dan suatu saat kembali mengabdi bagi masyarakat Kabupaten Sumba Tengah,” katanya.
Kepala UPTD Puskesmas Lawonda, Darson Umbu Korong, A.Md.Kep., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara FKKH Undana dan puskesmas dalam mendukung upaya promotif dan preventif di masyarakat.
“Edukasi mengenai tuberkulosis, hipertensi, dan stroke sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Pemeriksaan kesehatan gratis juga membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini. Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi, puskesmas, dan pemerintah daerah seperti ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujarnya.
Kepala Desa Pondok, Markus Laiya Sobang, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Pondok sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Nusa Cendana yang telah hadir memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, dan bantuan kepada masyarakat Desa Pondok. Kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata bagi warga kami. Harapan kami, apabila ke depan ada dokter-dokter muda yang ingin mengabdikan diri di Kabupaten Sumba Tengah, khususnya di Desa Pondok, kami akan menyambut mereka dengan tangan terbuka karena kehadiran tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, FKKH Universitas Nusa Cendana kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Berdampak melalui kegiatan yang tidak hanya berfokus pada edukasi dan pelayanan kesehatan, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.
Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, puskesmas, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif serta berkontribusi terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumba Tengah.(*)



Komentar