NTTSatu.ID – Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT semakin menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi Rektor UPG 1945 NTT, Dr. (C). Uly Jonathan Riwu Kaho, S.P., M.Si, bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt., di Ruang Rapat Gubernur NTT, Senin (20/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan Pemerintah Provinsi NTT guna mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UPG 1945 NTT menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Karena itu, UPG 1945 NTT siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi NTT melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Mengusung semangat “Ayo Membangun NTT! Dari Gagasan Jadi Aksi, Dari Kampus untuk Masyarakat,” UPG 1945 NTT memaparkan lima program strategis sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan Provinsi NTT.
Program pertama adalah memperkuat sinergi dalam gerakan “Ayo Membangun NTT” dengan menjalin kolaborasi bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) NTT.
Melalui kerja sama tersebut, UPG 1945 NTT berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan sumber daya manusia lokal agar semakin kompetitif.
Selanjutnya, Rektor UPG 1945 NTT mengundang Gubernur NTT untuk menghadiri Wisuda Periode X yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.
Wisuda tersebut dipandang sebagai momentum penting yang menunjukkan keberhasilan perguruan tinggi dalam melahirkan lulusan berkualitas yang siap berkontribusi bagi pembangunan NTT.
Pada kesempatan yang sama juga direncanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UPG 1945 NTT dan Pemerintah Provinsi NTT.
Kesepahaman tersebut akan difokuskan pada penguatan kerja sama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pembangunan daerah sebagai langkah memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap kemajuan NTT.
Komitmen berikutnya diwujudkan melalui program “UPG 1945 NTT Berdampak”, yang menitikberatkan pada penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Dosen dan mahasiswa akan diterjunkan langsung ke berbagai wilayah di NTT untuk melakukan penelitian berbasis kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pendampingan kepada desa, kelurahan, pelaku UMKM, serta berbagai kelompok masyarakat guna menghadirkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.
UPG 1945 NTT juga menyatakan kesiapannya mendukung implementasi Peraturan Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar.
Bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, kampus akan berperan aktif mengawal pelaksanaan gerakan tersebut hingga menjangkau tingkat desa dan kelurahan.
Langkah ini diharapkan mampu membangun budaya belajar yang dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan di NTT.
Rektor UPG 1945 NTT, Dr. (C). Uly Jonathan Riwu Kaho, menegaskan bahwa kampus harus mampu menjadi pusat inovasi dan penggerak perubahan sosial, bukan sekadar tempat menghasilkan lulusan.
“Kampus hadir bukan hanya untuk wisuda. Kampus hadir untuk memberi dampak. Dampak melalui ide, riset, tenaga, dan kolaborasi yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT atas keterbukaan Pemerintah Provinsi dalam membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia akademik menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan dan program pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Audiensi tersebut menjadi awal dari penguatan kemitraan antara UPG 1945 NTT dan Pemerintah Provinsi NTT.
Melalui berbagai program strategis yang telah disiapkan, UPG 1945 NTT optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat terwujudnya NTT yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Dengan mengusung slogan “UPG 1945 NTT Bermutu, Berkualitas, Berbudaya”, universitas ini menegaskan tekadnya untuk terus menjadi perguruan tinggi yang menghasilkan lulusan unggul sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, pengabdian, dan kolaborasi bersama pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan.(*)



Komentar