GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Ekonomi Pendidikan
Beranda » Berita » Gubernur NTT Ajak Lulusan UKAW Ciptakan Peluang Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal

Gubernur NTT Ajak Lulusan UKAW Ciptakan Peluang Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal

Gubernur NTT menghadiri Rapat Terbuka Senat Universitas Kristen Artha Wacana dalam rangka Wisuda Sarjana ke-71 di Auditorium Bahtera Artha Wacana, Selasa (31/3/2026). (Dok: Istimewa)

NTTSatu.ID– Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong para lulusan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Terbuka Senat Universitas Kristen Artha Wacana dalam rangka Wisuda Sarjana ke-71 di Auditorium Bahtera Artha Wacana, Selasa (31/3/2026).

“Saya ajak kita semua untuk mulai bertanya, mulai mengubah kembali pertanyaan yang harus kita ajukan. Tidak lagi bertanya, di mana saya akan bekerja?, tetapi mulailah bertanya, di mana saya bisa membuat lapangan kerja bersama siapa? Mari kita ciptakan peluang-peluang baru di Nusa Tenggara Timur,” tegas Melki Laka Lena.

Gubernur menekankan bahwa menjadi pencari kerja adalah pilihan yang baik, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya pilihan. Ia berharap lulusan UKAW bisa menjadi pencipta lapangan kerja dan mampu menciptakan peluang sendiri.

“Kita berada pada dunia yang saat ini membutuhkan anak-anak muda yang mampu mencari sekaligus menciptakan peluang kerja sendiri,” ujarnya.

Korban Minta JPU Tuntut Maksimal Ade Kuswandi atas Kerugian Rp152 Miliar

Kepada 464 wisudawan, Gubernur Melki menegaskan momentum wisuda sebagai titik awal lahirnya generasi baru yang berani menghadapi realitas, mengambil risiko, serta menciptakan peluang.

Ia mengingatkan agar para lulusan tidak terjebak pada pilihan sempit sebagai pencari kerja semata.

“Wisuda hari ini kita maknai sebagai awal lahirnya generasi baru bahwa yang lulus dari kampus UKAW ini siap masuk ke kampus kehidupan yang sesungguhnya, siap menghadapi berbagai tantangan sekaligus peluang,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama kuliah harus digunakan untuk kepentingan bersama, bukan hanya diri sendiri, dan mampu membuka ruang kehidupan bagi orang lain.

Dalam konteks pembangunan daerah, Gubernur Melki Laka Lena menaruh harapan besar kepada para lulusan untuk terlibat aktif dalam pengembangan NTT.

Bertemu Anggota DPR RI, Rektor IAKN Kupang Dorong Peningkatan Akses Pendidikan Tinggi di NTT

Menurutnya, daerah ini memiliki potensi besar yang belum diolah secara optimal, termasuk peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan lulusan perguruan tinggi.

“NTT memiliki potensi yang sangat besar, namun belum sepenuhnya diolah secara optimal. Banyak peluang usaha yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, termasuk para lulusan perguruan tinggi. Potensi ini harus kita dorong agar memiliki nilai tambah bagi pembangunan daerah,” jelasnya.

Gubernur menyebut sejumlah program strategis pemerintah provinsi untuk mendorong ekonomi lokal, seperti hilirisasi produk unggulan melalui NTT Mart, serta pengembangan OVOP (One Village One Product), OCOP (One Community One Product), dan OSOP (One School One Product).

Ia menekankan bahwa kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat diperlukan agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan sepenuhnya.

Ia juga mengajak civitas akademika dan alumni UKAW untuk terjun ke dunia wirausaha, dengan dukungan pemerintah termasuk akses pembiayaan melalui perbankan bagi mereka yang memiliki rencana usaha matang.

Membalik Penuaan: Ketika Sains Mulai Menantang Batas Usia Manusia

“Saya mengajak keluarga besar UKAW, khususnya yang ingin menjadi wirausaha, agar menyiapkan rencana bisnis yang matang. Pemerintah siap menjembatani dengan pihak perbankan untuk mendukung pengembangan usaha tersebut,” kata Gubernur.

Melki Laka Lena juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pembina Yayasan dan seluruh civitas akademika UKAW atas kontribusinya mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Ia menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi mereka.

Sementara itu, Rektor UKAW, Godlief Frederik Neonufa, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Provinsi NTT, khususnya Gubernur Melki Laka Lena.

Ia menekankan bahwa ijazah bukan sekadar simbol akademik, melainkan wujud tanggung jawab sosial dan moral.

“Jadilah terang, dan ukirlah masa depan dengan iman, ilmu, dan integritas,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement