GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Daerah Ekonomi Pendidikan Politik
Beranda » Berita » Gubernur NTT Wajibkan ASN Makan di Dapur Flobamorata

Gubernur NTT Wajibkan ASN Makan di Dapur Flobamorata

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan Dapur Flobamorata SMK Katolik Kusuma di Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Senin (30/3/2026). (Dok: Istimewa)

NTTSatu.ID- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meresmikan Dapur Flobamorata SMK Katolik Kusuma di Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Senin (30/3/2026).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita sekaligus kebijakan wajib bagi ASN untuk mendukung operasional dapur tersebut.

Dalam peresmian tersebut, Gubernur langsung menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) Pemprov NTT yang bertugas di Belu untuk makan dan berbelanja di Dapur Flobamorata minimal satu kali dalam seminggu.

“Minimal seminggu sekali ASN provinsi harus makan di sini supaya dapur ini hidup dan karya anak-anak SMK punya pasar,” kata Melki.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan upaya konkret pemerintah menjamin keberlanjutan usaha berbasis sekolah sekaligus menjawab persoalan produk lokal yang sering terkendala pemasaran.

Ijazah Alumni IAKN Kupang Tetap Sah, Tim Hukum Bongkar Polemik Kenaikan Pangkat HN

Menurutnya, kehadiran Dapur Flobamorata harus menjadi pusat kuliner lokal yang dapat menjadi rujukan masyarakat maupun tamu yang datang ke Belu.

“Kalau orang datang ke Belu dan mau makan makanan khas, sudah jelas tempatnya di sini,” ujarnya.

Melki juga meminta pengaturan kunjungan ASN dilakukan secara bergiliran antar organisasi perangkat daerah (OPD) agar dampak ekonomi merata.

Selain itu, ia menekankan pentingnya memberi contoh kepada masyarakat dengan tidak menggratiskan konsumsi.

“Kita ini pejabat, tapi bukan berarti makan gratis. Kita harus bayar supaya masyarakat tahu pemerintah menghargai kerja mereka,” tegasnya.

Kloter Keempat Undana Peduli Flores Dilepas, Mahasiswa FST Petakan Infrastruktur Rusak

Sebagai bentuk dukungan langsung, Gubernur bersama rombongan membeli produk di dapur tersebut dengan nilai minimal Rp1 juta untuk dibawa ke Kupang.

Ia juga mendorong agar dapur beroperasi secara optimal dari pagi hingga malam, mengingat sektor kuliner memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Semua orang pasti makan. Ini peluang untuk menghidupi produk lokal,” katanya.

Dapur Flobamorata, lanjut Melki, akan diintegrasikan dengan konsep NTT Mart sebagai bagian dari ekosistem pemasaran produk daerah.

Di sisi pendidikan, ia meminta siswa SMK Katolik Kusuma memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai ruang praktik nyata untuk mengembangkan keterampilan dan kewirausahaan.

DPRD Kota Kupang Drop Penyertaan Modal Rp20 Miliar, Perda Belum Ada

“Semua siswa harus serius belajar dan kembangkan kreativitas. Pemerintah akan buka ruang agar karya mereka bisa dipasarkan,” ujarnya.

Peresmian ini dihadiri sejumlah pejabat Pemprov NTT, Bupati Belu, serta unsur Forkopimda setempat. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NTTSatu.ID merupakan portal berita yang menyajikan informasi terkini, terpercaya, dan aktual seputar berbagai peristiwa penting di Nusa Tenggara Timur serta berbagai isu nasional yang menarik untuk diketahui masyarakat.

Berita Terbaru






Berita Populer

01

Kuasa Hukum Sebut Kades Fafinesu B Picu Pengeroyokan Tiga Pencari Madu di TTU

02

Mario Kebo: Tiga Pencari Madu Dihadang dan Dianiaya di Jalan, Bukan di Rumah Warga

03

Duka Mendalam atas Kepergian dr. Icha, Bupati TTU Dukung Keluarga Tempuh Jalur Hukum

04

Sederet Pesan Arogan Harun Natonis ke Rektor IAKN Kupang Sebelum Dugaan Penganiayaan

05

Kuasa Hukum Naris Amleni Bantah Terlibat Intimidasi dr. Icha

× Advertisement
× Advertisement