NTTSatu.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus berupaya menghadirkan berbagai terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Salah satu langkah strategis yang kini mulai dirancang adalah pembangunan kawasan hunian bagi dosen melalui program kepemilikan rumah bertajuk “Undana Residence.”
Rencana tersebut mencuat dalam audiensi antara pimpinan Undana dan pihak Bank Mandiri Kupang yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., didampingi Wakil Rektor II Prof. Dr. Paul G. Tamelan, M.Si, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Yefri C. Adoe, S.E., M.AP, serta Subkoordinator Humas Ollien Manggol, S.KM., MPA., CRA.
Dalam pertemuan tersebut, Bank Mandiri menawarkan peluang kerja sama melalui program kepemilikan rumah (home ownership program) yang dapat menjadi solusi bagi penyediaan hunian bagi para dosen di lingkungan Undana.
Rektor Undana, Prof. Jefri mengatakan bahwa skema seperti ini bukanlah hal baru. Bank Mandiri sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Universitas Mataram (Unram) di Nusa Tenggara Barat melalui pembangunan kawasan hunian bagi sivitas akademika. Keberhasilan model tersebut menjadi inspirasi bagi Undana untuk menghadirkan konsep serupa di Kota Kupang.
“Program seperti yang sudah berjalan di Universitas Mataram sangat menarik. Kami melihat peluang yang sama dapat diwujudkan di Undana melalui sinergi antara perbankan, developer, dan universitas sehingga nantinya bisa lahir kawasan hunian Undana Residence,” ujar Rektor.
Prof. Jefri menjelaskan bahwa rencana pembangunan Undana Residence masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut dengan seluruh pihak yang terlibat. Diskusi tersebut mencakup mekanisme kerja sama, proses pembangunan, serta hak dan kewajiban antara universitas, pihak perbankan, pengembang, dan para dosen yang akan memanfaatkan layanan tersebut.
Rektor menegaskan bahwa aspek lokasi menjadi salah satu pertimbangan penting dalam mewujudkan kawasan hunian tersebut. Undana mengharapkan lokasi Undana Residence berada pada kawasan yang strategis, memiliki akses yang mudah menuju kampus, serta dekat dengan berbagai fasilitas umum.
“Harapannya, Undana Residence memiliki akses yang tidak terlalu jauh dari kampus sehingga memudahkan para dosen dalam menjalankan aktivitas akademik. Selain itu, lokasi juga diharapkan dekat dengan fasilitas seperti supermarket, rumah sakit, dan sarana umum lainnya,” jelasnya.
Untuk menentukan lokasi yang tepat, Undana akan melakukan pembahasan secara khusus bersama mitra developer dengan menetapkan sejumlah kriteria agar kawasan hunian yang dibangun benar-benar memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para dosen beserta keluarganya.
Rencana kehadiran Undana Residence menjadi salah satu langkah strategis Universitas Nusa Cendana dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, perbankan, dan dunia usaha, Undana berharap dapat menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman, aman, dan mendukung produktivitas dosen dalam menjalankan tugas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(*)



Komentar