GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Ekonomi
Beranda » Berita » Bank NTT Perkuat Infrastruktur Digital untuk Jamin Keamanan Data Nasabah

Bank NTT Perkuat Infrastruktur Digital untuk Jamin Keamanan Data Nasabah

Direktur TI dan Operasional Bank NTT, Rahmat Saleh. (Dok: Ist)

NTTSatu.ID– PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terus memperkuat transformasi digital dengan meningkatkan infrastruktur teknologi informasi guna menjamin keamanan data nasabah dan keandalan layanan perbankan di era digital.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank NTT dalam menghadirkan layanan yang aman, cepat, dan terpercaya. Komitmen itu diwujudkan melalui keikutsertaan Bank NTT dalam Workshop Infrastruktur Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC) yang berlangsung di Jakarta pada 16 Juni 2026 lalu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan teknologi informasi sekaligus memperkuat sistem keamanan dan keberlangsungan operasional layanan digital.

Direktur TI dan Operasional Bank NTT, Rahmat Saleh, mengatakan penguatan infrastruktur digital menjadi langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan yang semakin bergantung pada teknologi.

“Keamanan data dan layanan nasabah merupakan prioritas utama Bank NTT. Karena itu, kami terus melakukan penguatan infrastruktur teknologi informasi agar seluruh layanan dapat berjalan secara aman, stabil, dan dapat diandalkan kapan saja dibutuhkan masyarakat,” ujar Rahmat.

Charlie Paulus Ajak Masyarakat Terus Cintai Bank NTT

Menurutnya, perkembangan layanan perbankan digital menuntut sistem yang tidak hanya modern dan cepat, tetapi juga memiliki tingkat keamanan tinggi serta mampu mengantisipasi berbagai risiko operasional maupun ancaman siber.

Karena itu, Bank NTT terus memperkuat fungsi Data Center sebagai pusat pengelolaan data dan sistem perbankan, sekaligus mengoptimalkan Disaster Recovery Center (DRC) sebagai pusat pemulihan cadangan apabila terjadi gangguan pada sistem utama.

Rahmat menjelaskan, keberadaan Data Center dan DRC sangat penting untuk menjaga kesinambungan layanan. Apabila terjadi gangguan akibat faktor teknis, bencana alam, maupun serangan siber, sistem cadangan dapat segera diaktifkan sehingga pelayanan kepada nasabah tetap berjalan normal.

Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan pusat data modern, keamanan siber, manajemen risiko teknologi informasi, tata kelola infrastruktur digital, hingga strategi pemulihan layanan sesuai standar industri perbankan.

Selain penguatan infrastruktur, Bank NTT juga memberi perhatian besar terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi informasi.

Bank NTT Dapat Jatah KUR Rp350 Miliar, Charlie Paulus Sebut Penyaluran Harus Tepat Sasaran

Menurut Rahmat, pengembangan SDM harus berjalan beriringan dengan transformasi digital agar mampu menjawab tantangan keamanan digital yang semakin kompleks.

Ia menambahkan, investasi pada Data Center dan Disaster Recovery Center akan memberikan manfaat langsung bagi nasabah, mulai dari meningkatnya keamanan data dan transaksi hingga terjaminnya ketersediaan layanan digital seperti mobile banking, ATM, dan berbagai layanan elektronik lainnya.

Dengan infrastruktur digital yang semakin kuat, Bank NTT optimistis mampu menghadirkan layanan perbankan yang lebih cepat, aman, dan andal sekaligus mendukung percepatan transformasi digital sektor perbankan di Nusa Tenggara Timur.

“Kepercayaan nasabah adalah aset terbesar kami. Oleh karena itu, Bank NTT akan terus membenahi teknologi, keamanan informasi, dan pengembangan SDM agar mampu menghadirkan layanan perbankan yang modern dan berdaya saing,” tutup Rahmat. (*)

Bank NTT Salurkan KUR untuk Jemaat GKS, Charlie Paulus Tegaskan Komitmen Dukung Ekonomi Umat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement