GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Pendidikan
Beranda » Berita » Rindu Seorang Anak Papua Bertemu Keluarga Dijawab Bupati TTU

Rindu Seorang Anak Papua Bertemu Keluarga Dijawab Bupati TTU

Rindu Seorang Anak Papua Bertemu Keluarga Dijawab Bupati TTU. (Dok: NTTSatu)

NTTSatu.ID- Bupati Yosep Falentinus Delasalle Kebo menunjukkan kepeduliannya terhadap seorang siswi asal Papua yang menempuh pendidikan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perhatian itu diberikan kepada Elisabeth Degey, siswi kelas VIII SMP Mimbar Budi Manufui, yang berasal dari Nabire, Papua. Ia telah lama berpisah dari keluarganya dan tinggal di TTU setelah diadopsi seorang suster Katolik.

Momen itu terjadi saat kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTU dalam rangka menyongsong Hari Pendidikan Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati TTU, Kamis (30/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kebo bersama Kapolres TTU Eliana Papote dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau stand pameran dari berbagai sekolah.

Saat mengunjungi stand MKKS wilayah Biboki, rombongan menyaksikan penampilan siswa-siswi SMP Mimbar Budi Manufui yang memainkan alat musik suling bambu.

Bertemu Anggota DPR RI, Rektor IAKN Kupang Dorong Peningkatan Akses Pendidikan Tinggi di NTT

Di antara para siswa, perhatian Bupati tertuju pada Elisabeth Degey yang memiliki ciri fisik berbeda dari siswa lainnya. Usai penampilan, Bupati Falent menghampiri Elisabeth dan menanyakan latar belakangnya.

Dari perbincangan itu terungkap bahwa Elisabeth berasal dari Nabire dan telah tinggal di TTU selama dua tahun terakhir.

Elisabeth mengaku datang ke TTU setelah diadopsi oleh seorang suster Katolik yang bertugas di Manufui, Kecamatan Biboki Selatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa ayahnya telah meninggal dunia, sementara ibunya tinggal sendiri di Nabire.

Saat menceritakan kondisi keluarganya, Elisabeth tak kuasa menahan haru dan menangis di hadapan Bupati TTU.

Membalik Penuaan: Ketika Sains Mulai Menantang Batas Usia Manusia

Pantauan awak media, Bupati turut larut dalam kesedihan dan memberikan pelukan hangat kepada Elisabeth.

Melihat kondisi tersebut, Bupati langsung menanyakan keinginan Elisabeth untuk bertemu keluarganya saat libur sekolah.

Dengan penuh haru, Elisabeth mengangguk, menandakan kerinduannya yang mendalam untuk bertemu sang ibu dan keluarga.

Tanpa menunggu lama, Bupati akan memfasilitasi seluruh biaya perjalanan Elisabeth dari TTU menuju Nabire, pulang-pergi.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang datang dari luar daerah untuk menempuh pendidikan di TTU.

FST Undana dan Pemkab Nagekeo Percepat Pembukaan Prodi Kimia Industri Garam

“Kerinduan Elisabeth untuk bertemu ibunya di Nabire akan kita wujudkan. Pemerintah akan memfasilitasi biaya perjalanan pergi-pulang. Ini bentuk kasih sayang kita kepada anak-anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, perhatian seperti ini penting agar anak-anak memiliki kesan baik selama menempuh pendidikan di TTU.

Bupati berharap, pengalaman tersebut akan menjadi kenangan berharga bagi Elisabeth hingga dewasa nanti. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement