NTTSatu.ID – Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang hadir dan berdampak bagi masyarakat melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA).
Komitmen tersebut dibuktikan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan langsung oleh Rektor UPG 1945 NTT, Dr. (c) Uly J. Riwu Kaho, S.P., M.Si., di sejumlah lokasi KUKERTA di Kabupaten Kupang.
Selama dua hari, Senin hingga Selasa, 27–28 Juli 2026, Rektor bersama rombongan mengunjungi 11 titik pelaksanaan KUKERTA yang tersebar di berbagai desa, kelurahan, hingga Kantor Kecamatan Kupang Barat.
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh program pengabdian berjalan sesuai rencana sekaligus melihat secara langsung dampak kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat.
Dalam setiap lokasi yang dikunjungi, Rektor menyaksikan antusiasme mahasiswa yang tidak hanya menjalankan program kerja sesuai tema KUKERTA, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.
Mahasiswa terlibat aktif membantu pemerintah desa dan kelurahan, mendukung berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta menjadi mitra pembangunan di wilayah pengabdian.
“Saya melihat sendiri bagaimana mahasiswa UPG 1945 NTT hadir dengan semangat melayani, bekerja bersama masyarakat, membantu pemerintah desa dan kelurahan, serta menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama menjalankan KUKERTA. Inilah wujud nyata kampus yang berdampak,” ungkap Dr. (c) Uly J. Riwu Kaho.
Salah satu hal yang paling membanggakan dalam kunjungan tersebut adalah apresiasi yang diberikan para kepala desa dan lurah terhadap mahasiswa UPG 1945 NTT.
Mereka menilai mahasiswa memiliki etika yang baik, disiplin, sopan santun, mudah beradaptasi, serta mampu menjalin komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.
Menurut Rektor, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, integritas, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Bagi saya, keberhasilan mahasiswa bukan hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari karakter, kepedulian, tanggung jawab, serta kemampuannya menjadi berkat bagi sesama,” tegasnya.
Tidak hanya mahasiswa, para dosen yang bertugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama dosen lainnya juga melaksanakan berbagai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di setiap lokasi KUKERTA.
Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan dosen menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah.
Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dinilai menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UPG 1945 NTT menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H., yang telah memberikan kepercayaan kepada UPG 1945 NTT untuk melaksanakan program KUKERTA di Kabupaten Kupang selama dua tahun berturut-turut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para camat, lurah, kepala desa, perangkat pemerintah, serta seluruh masyarakat Kabupaten Kupang yang telah menerima, mendampingi, membimbing, menjaga, dan memberikan ruang belajar kepada mahasiswa selama kurang lebih dua bulan berada di lokasi pengabdian.
Menurutnya, dukungan seluruh pihak menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan KUKERTA sehingga mahasiswa dapat belajar langsung memahami kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program kerja yang dilaksanakan.
Rektor menegaskan bahwa kehadiran UPG 1945 NTT di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen institusi untuk menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Semangat pengabdian tersebut berlandaskan nilai luhur Tri Bajik Eka Cita, yakni tiga perbuatan baik: takut akan Tuhan, memiliki perencanaan yang baik, serta bekerja secara kolaboratif untuk mencapai satu tujuan mulia agar menjadi berkat bagi banyak orang. Nilai tersebut menjadi fondasi kepemimpinan dan arah pengembangan UPG 1945 NTT.
Menutup kegiatan monitoring dan evaluasi, Dr. (c) Uly J. Riwu Kaho mengajak seluruh mahasiswa untuk terus menjaga semangat melayani masyarakat dengan penuh ketulusan.
“Teruslah mengabdi dengan tulus, bekerja dengan hati, dan berkarya dengan penuh tanggung jawab. Saya percaya setiap langkah kecil yang dilakukan dengan cinta dan ketulusan akan membawa perubahan besar bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
Melalui pelaksanaan KUKERTA ini, UPG 1945 NTT kembali menegaskan visinya sebagai perguruan tinggi yang bermutu, berkualitas, berbudaya, dan berdampak, dengan menghadirkan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat serta menghasilkan lulusan yang siap menjadi agen perubahan bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.(*)



Komentar