GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Hukrim
Beranda » Berita » Korban Pembunuhan di Kota Kupang Hembuskan Nafas Terakhir dalam Pelukan Anaknya

Korban Pembunuhan di Kota Kupang Hembuskan Nafas Terakhir dalam Pelukan Anaknya

Korban Pembunuhan di Kota Kupang Hembuskan Nafas Terakhir dalam Pelukan Anaknya. (Ilustrasi)

NTTSatu.ID- Seorang wanita berinisial AT alias Agustina (korban) tewas setelah ditikam oleh kekasihnya sendiri pada Selasa (21/4/2026) subuh di wilayah Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di samping kos-kosan yang berada di belakang Bar Bonita, RT 07/RW 03 Kelurahan Alak. Korban merupakan warga RT 09/RW 03 Kelurahan Alak.

Sebelum kejadian, pada Senin (20/4/2026) malam sekitar pukul 22.00 Wita, korban sempat terlihat berada di Kafe Ganesa bersama seorang tamu bernama Kenzo.

Rekan korban, Nur Hikmah (37), mengatakan saat itu pacar korban berinisial JM alias Janur datang ke kafe tersebut dan sempat masuk ke dalam ruangan. Tidak lama kemudian, pelaku kembali keluar dan duduk bersama Nur di luar kafe.

Nur menuturkan, ia sempat melihat benda yang diselipkan di pinggang pelaku. Ketika ditanya, pelaku menyebut benda tersebut adalah obeng.

Oknum Provos Polres Manggarai Timur Diduga Timbun 3 Ton BBM Ilegal

Sekitar pukul 01.45 Wita, korban pamit untuk membeli rokok di kios dan kemudian diikuti oleh pelaku. Tak lama setelah itu, terjadi pertengkaran antara keduanya di sekitar lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian, rekan korban lainnya datang dan menyampaikan bahwa korban sedang terlibat cekcok dengan pelaku. Namun situasi tersebut belum ditanggapi secara serius oleh saksi saat itu.

Tidak lama berselang, seorang warga bernama Wanda datang dan memberitahukan bahwa korban telah ditikam oleh pelaku menggunakan benda tajam. Warga kemudian bergegas menuju lokasi kejadian.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka pada bagian perut dan wajah. Korban sempat mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.

Meski demikian, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir dalam pelukan anaknya sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dugaan Aliran Dana ke Oknum Jaksa Terungkap di Sidang Tipikor Renovasi Sekolah di PN Kupang

“Korban menghembuskan nafas terakhir dalam pelukan anaknya,” ungkap Nur.

Kapolsek Alak, AKP I Ketut Setiasa, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan setelah melakukan aksinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polresta Kupang Kota dengan membawa sebilah pisau sebagai barang bukti.

Pihak kepolisian dari Unit Identifikasi Polresta Kupang Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mendalami kronologi kejadian.

Polisi juga menduga motif sementara pembunuhan dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban. (*)

Polres TTS Tahap II Kasus Pencurian Kabel Penangkal Petir di Kolbano

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement