GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Daerah Ekonomi Infrastruktur
Beranda » Berita » Kementerian Perhubungan Tinjau Kesiapan Operasional Bandara TTU

Kementerian Perhubungan Tinjau Kesiapan Operasional Bandara TTU

Tim Kementerian Perhubungan didampingi oleh Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) serta jajaran terkait saat meninjau lokasi Bandara Sasi. (Dok: Ist)

NTTSatu.ID- Tim dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melakukan kunjungan langsung ke Bandar Udara Sasi, Kab. TTU-NTT untuk meninjau kesiapan operasional bandara yang akan beroperasi tahun ini.

Selain itu, kunjungan ini dalam rangka mengevaluasi aspek keselamatan dan kelayakan sebagai syarat utama operasional penerbangan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste itu.

Dalam kegiatan tersebut, tim Kementerian Perhubungan didampingi oleh Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU) serta jajaran terkait.

Pantauan awak media, peninjauan lapangan mencakup pengaturan akses masyarakat di sekitar area bandara guna memastikan tidak ada aktivitas yang mengganggu keselamatan penerbangan.

Selain itu, tim juga mengevaluasi penanganan hambatan (obstacle) di sekitar kawasan bandara yang berpotensi membahayakan proses lepas landas dan pendaratan pesawat.

Panitia Bongkar Dugaan Pelanggaran dalam Pemilihan Ketua Kopdit Swasti Sari

Salah satu perwakilan dari Kementerian Perhubungan menekankan pentingnya pemenuhan seluruh standar teknis dan keselamatan sebelum bandara dioperasikan secara optimal.

“Kita juga mengevaluasi rencana pengembangan fasilitas pendukung guna meningkatkan pelayanan transportasi udara di wilayah TTU ini,” kata Agung Wibowo selaku ketua Tim dari Kementerian Perhubungan RI.

Pemerintah Kabupaten TTU melalui Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu mengaku siap untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan oleh tim Kementerian Perhubungan.

“Kunjungan ini untuk mempercepat kesiapan Bandar Udara Sasi dalam mendukung konektivitas transportasi udara di kawasan 3T serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” kata Wakil Bupati.

Sementara, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo memastikan pembangunan landasan bandara khusus di Kelurahan Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, NTT bakal tuntas dalam waktu dekat.

Puluhan Tahun Pengabdian Guru Honorer TTU Terjawab di Era Bupati Falent Kebo

Bupati TTU dalam wawancara dengan awak media sebelumnya mengatakan, Pemkab TTU berniat untuk kembali menghidupkan Bandara di TTU yang pernah pernah ada pada tahun 1970an.

Ia mengungkapkan, rencana pembangunan Bandara ini akan mudah diwujudkan karena Pemda TTU sudah memiliki lokasi yang luasnya sangat potensial dan memungkinkan untuk pembangunan Bandara dimaksud.

Selain itu, tambahnya, pertimbangan lain yang mendorong Pemkab TTU untuk membangun Bandara adalah adanya kesulitan akses transportasi udara karena ternyata Bandara yang ada di kabupaten tetangga yakni Belu hanya melayani penerbangan 3 kali seminggu.

“Karena kesulitan itu maka punya kita ini melalui kerja sama dengan Bandara perintis akan melayani penerbangan setiap hari, sehingga tentu kita akan diuntungkan. Jadi apabila Bandara di Belu itu hanya 3 kali seminggu maka para penumpang bisa memiliki alternatif lain untuk terbang dari TTU,” jelasnya.

Ia menambahkan, rencana pembangunan Bandara di TTU ini juga dilakukan dalam rangka menangkap beberapa peluang penting kabupaten TTU sebagai Kabupaten perbatasan dengan Negara tetangga Timor Leste yang sudah pasti akan memperlancar penerbangan.

Ribuan Nasib P3K di Pundak Bupati TTU Terwujud

“Jadi kebutuhan penerbangan dari Kefa ke Kupang ini ke depan akan sangat tinggi. Selain itu, ada beberapa isu nasional di TTU yang kemudian ditetapkan menjadi proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Garam dan lain sebagainya yang ke depan akan dikerjakan di TTU ini,” ujarnya.

Menurut Bupati Falen, alasan lain yang mendasari rencana pembangunan Bandara adalah adanya potensi Sumber Daya Alam (SDA) lain di TTU seperti Mangan yang ke depan akan dihidupkan kembali serta tambang Emas di wilayah Miomaffo yang sementara diurus perizinannya.

Ia mengungkapkan, banyaknya potensi ini akan menjadikan Kabupaten TTU menjadi sentra ekonomi baru yang akan bertumbuh dengan sangat pesat.

“Jadi kita harus tangkap peluang ini dengan menghadirkan solusi jarak tempuh yang bisa dijangkau dalam waktu yang relatif singkat dan cepat. Inilah yang mendorong kita untuk kemudian mengajak beberapa kalangan penerbangan untuk masuk ke TTU,” tandasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement