NTTSatu.ID – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik, matang secara spiritual, dan sehat secara mental.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ibadah Pemulihan Tahap I yang digelar oleh Tim Satgas Mentality Building IAKN Kupang bagi mahasiswa Kelas I dan J Semester IV Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK), Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan refleksi tersebut dipimpin oleh Dr. Fenetson Pairikaes, M.Pd.K. Melalui metode sharing dan refleksi, para mahasiswa diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman hidup, menyampaikan berbagai pergumulan yang dihadapi, sekaligus melakukan refleksi diri sebagai bagian dari proses pemulihan dan penguatan spiritual.
Dalam khotbahnya, Dr. Fenetson Pairikaes mengajak mahasiswa untuk tetap berpegang teguh pada iman kepada Tuhan di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Ia menekankan bahwa Tuhan merupakan sumber pemulihan sejati yang mampu memberikan kekuatan, pengharapan, dan ketenangan bagi setiap orang yang mengalami ketakutan, kecemasan, maupun berbagai pergumulan hidup.
Menurutnya, kehidupan mahasiswa tidak terlepas dari berbagai tekanan akademik, sosial, maupun persoalan pribadi. Karena itu, diperlukan ruang yang aman dan nyaman untuk berbagi, merefleksikan diri, serta membangun kembali hubungan yang semakin dekat dengan Tuhan dan sesama.
Pelaksanaan Ibadah Pemulihan ini menjadi bagian dari upaya Satgas Mentality Building dalam mendampingi mahasiswa agar memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kuat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk semakin memperdalam iman dan religiusitas, mengalami pemulihan dari berbagai rasa takut dan kecemasan, serta membangun kesadaran spiritual yang kritis dan mendalam.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terwujudnya rekonsiliasi dengan Tuhan dan sesama serta memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai identitas mereka sebagai Imago Dei atau gambar dan rupa Allah.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, spiritualitas, dan kesehatan mental mahasiswa sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung seluruh program pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan IAKN Kupang, termasuk berbagai kegiatan yang bertujuan memperkuat karakter, membangun mentalitas positif, serta meningkatkan kualitas kehidupan spiritual mahasiswa.
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, IAKN Kupang berharap para mahasiswa dapat bertumbuh menjadi pribadi yang matang secara spiritual, sehat secara mental, berkarakter kuat, serta memiliki semangat pelayanan yang tinggi.
Dengan demikian, mereka tidak hanya siap menyelesaikan studi dengan baik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.
Semangat “Bertumbuh dalam iman, pulih dalam kasih, dan kuat dalam pelayanan” menjadi pesan utama yang terus dihidupi dalam setiap proses pembinaan di IAKN Kupang, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap melayani sesama.(*)



Komentar