NTTSatu.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali melakukan penguatan tata kelola kelembagaan melalui pengambilan sumpah dan pelantikan 21 pejabat baru, yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Rektorat, Senin (20/4/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari wakil rektor, dekan, wakil dekan, kepala biro dan unit, hingga keluarga para pejabat yang dilantik.
Prosesi diawali dengan pengambilan sumpah jabatan oleh rohaniwan, yang berlangsung khidmat dan disaksikan seluruh hadirin.
Pelantikan secara resmi dipimpin oleh Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, berdasarkan keputusan rektor atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Dalam pernyataan pelantikannya, Rektor menyampaikan kepercayaan penuh kepada para pejabat yang baru untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi besar dalam memperkuat fondasi organisasi serta menjawab tantangan kepemimpinan ke depan.
“Pelantikan ini adalah manifestasi komitmen kita bersama untuk menjaga marwah institusi dan memastikan keberlanjutan pembangunan Universitas Nusa Cendana. Ini juga merupakan langkah strategis dalam penyegaran organisasi guna memperkuat kapasitas kelembagaan,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi nyata dalam memajukan universitas.
Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk bergerak dalam satu semangat transformasi, baik dalam sistem kerja, pola pikir, maupun pelayanan.
Transformasi tersebut, menurutnya, harus didukung dengan penerapan nilai-nilai utama seperti integritas, akuntabilitas, inovasi, profesionalisme, dan pelayanan publik yang berkualitas.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang sehat dan berimbang.
“Kinerja yang optimal lahir dari pikiran yang jernih dan kesehatan jiwa yang baik. Profesionalitas adalah kewajiban, namun menjaga keseimbangan kehidupan pribadi juga menjadi kebutuhan agar kita tetap produktif dan kreatif,” ujarnya.
Dalam konteks kepemimpinan, Rektor mengingatkan agar para pejabat tidak terjebak dalam pola kepemimpinan yang menekan, melainkan mampu membangun motivasi dan semangat kerja tim secara positif.
Selain itu, penguatan ekosistem pendidikan inklusif menjadi salah satu perhatian utama. Rektor menegaskan bahwa Undana harus menjadi rumah bersama yang menghargai keberagaman dan memastikan tidak ada mahasiswa yang merasa terpinggirkan.
Sebagai bagian dari komitmen moral dan profesional, para pejabat yang dilantik juga menandatangani pakta integritas. Rektor mengingatkan bahwa integritas merupakan nilai utama yang tidak boleh dikompromikan.
“Integritas adalah mata uang paling berharga. Sekali dicederai, maka hilang pula kehormatan sebagai seorang pendidik dan pemimpin,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Rektor mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk mampu membaca tantangan masa depan serta berani melakukan perubahan dalam cara berpikir dan bertindak.
“Transformasi besar dimulai dari keberanian pemimpin untuk mengubah cara berpikir timnya. Selamat bekerja, semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian dan membawa Universitas Nusa Cendana menuju puncak prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya.(*)


Komentar