GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Olahraga Pendidikan
Beranda » Berita » Prof. Jefri Bale Bersinar di Pulau Dewata, Bawa Pulang Trofi Juara III Kejurnas Tenis ATPI 2026

Prof. Jefri Bale Bersinar di Pulau Dewata, Bawa Pulang Trofi Juara III Kejurnas Tenis ATPI 2026

Ket: Berhasil meraih juara III pada ATPI, Rektor Undana Prof. Jefri Bale tampak sedang menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi di Undiksha, Bali. (Dok: Video YouTube Undiksha)

NTTSatu.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng. Dalam ajang Kejuaraan Nasional Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, Prof. Jefri berhasil meraih Juara III Nasional pada kategori Ganda Profesor Eksekutif bersama pasangannya, Prof. Ir. Alfirano, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Kejuaraan yang berlangsung pada 11–14 Juni 2026 tersebut diikuti oleh sekitar 110 profesor dari 28 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, menjadikannya salah satu ajang olahraga akademisi terbesar di tanah air. Selain menjadi arena kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi antarguru besar serta pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah.

Pasangan Prof. Jefri Bale dan Prof. Alfirano tampil impresif sejak babak awal. Keduanya berhasil melewati sejumlah pertandingan sengit dan melaju hingga babak semifinal. Atas pencapaian tersebut, mereka berhak meraih Juara III Nasional serta menerima piala penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., didampingi Ketua Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI), Prof. Dr. Suharnomo, M.Si., serta Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan.

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika Universitas Nusa Cendana. Di tengah kesibukannya memimpin perguruan tinggi terbesar di Nusa Tenggara Timur, Prof. Jefri mampu menunjukkan bahwa seorang akademisi dan pemimpin perguruan tinggi juga dapat berprestasi di bidang olahraga melalui semangat disiplin, kerja keras, dan sportivitas.

Sebelumnya, Prof. Jefri Bale dan Prof. Alfirano berhasil lolos dari babak penyisihan setelah mengalahkan pasangan Prof. Syahrial Bakhtiar, M.Pd., dan Prof. Ahmad Wira. Kemenangan tersebut mengantarkan mereka ke Babak 16 Besar dan terus melaju hingga menembus semifinal.

Mbah Dragon Kembali Berbagi Berkat di NTT, Guru dan Pemuda Gereja Antusias Belajar Gospel Magic

Performa solid yang ditunjukkan kedua profesor tersebut menjadi sorotan peserta lainnya. Kolaborasi dan kekompakan mereka di lapangan membuktikan bahwa semangat kerja sama tidak hanya penting dalam dunia akademik, tetapi juga menjadi kunci keberhasilan dalam olahraga.

ATPI 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan tenis, tetapi juga rangkaian kegiatan akademik yang mempertemukan para profesor, rektor, dan pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Salah satu agenda utama adalah Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Tenis Harmoni dan Peran Profesor Mewujudkan Program Kemdiktisaintek Berdampak” yang berlangsung pada 12 Juni 2026.

Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para guru besar untuk berdiskusi mengenai peningkatan mutu pendidikan tinggi, penguatan riset dan inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai isu strategis yang dihadapi perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Fauzan, menegaskan bahwa kejuaraan tenis profesor memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar kompetisi olahraga.

Menurutnya, nilai sportivitas, kebersamaan, dan kolaborasi yang terbangun selama kegiatan perlu terus dikembangkan untuk memperkuat tata kelola perguruan tinggi sekaligus mendukung program Kampus Berdampak yang tengah didorong pemerintah.

UPG 1945 NTT Gandeng ACER Indonesia, Percepat Transformasi Menuju Smart Campus Berbasis AI

Sebagai tuan rumah, Universitas Pendidikan Ganesha mendapat apresiasi luas atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya untuk menjadi penyelenggara Kejurnas ATPI 2026.

Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan hanya pertandingan tenis semata, melainkan momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik, berbagi gagasan, dan membuka peluang kolaborasi antarpenguruan tinggi di Indonesia.

Kejuaraan ATPI 2026 mempertandingkan dua kategori utama, yakni Ganda Profesor Eksekutif dan Ganda Putra Profesor. Seluruh pertandingan berlangsung di sejumlah lapangan tenis di Singaraja, Bali Utara, dengan mengusung semangat “Sportif, Fairplay, dan Harmoni.”

Keikutsertaan Prof. Jefri Bale dalam ATPI 2026 juga menjadi momentum strategis bagi Universitas Nusa Cendana untuk memperluas jejaring kerja sama akademik nasional. Dalam kegiatan tersebut, Undana berkesempatan membangun komunikasi yang lebih intensif dengan para rektor, profesor, dan pemangku kepentingan pendidikan tinggi dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Prof. Jefri menilai kegiatan seperti ATPI sangat penting karena mampu mengintegrasikan forum akademik dan olahraga dalam satu wadah yang produktif. Menurutnya, kolaborasi antarguru besar dan pimpinan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks dan dinamis.

IAKN Kupang Perkuat Jejaring Strategis, Teken MoU dengan TVRI NTT dan Rakyat NTT

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membangun kesehatan dan sportivitas, tetapi juga memperkuat jejaring akademik yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Keberhasilan meraih Juara III Nasional menjadi bukti bahwa Universitas Nusa Cendana tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mampu menunjukkan eksistensinya di ajang olahraga tingkat nasional.

ATPI 2026 resmi ditutup pada Minggu, 14 Juni 2026, melalui pertandingan final dan seremoni penutupan. Berbagai hasil diskusi, jejaring, dan kolaborasi yang terbangun selama empat hari pelaksanaan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi Indonesia dan memperkuat peran para profesor sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement