GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Hukrim
Beranda » Berita » Hadir di Tengah Duka, Kejati NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

Hadir di Tengah Duka, Kejati NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores

Kejati NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Flores. (Dok: Istimewa)

NTTSatu.ID – Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Flores.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan komitmen keluarga besar Kejaksaan untuk hadir membantu masyarakat yang masih menjalani masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.

Sebelumnya, pada Kamis, 20 Agustus 2026, bantuan dari Kepala Kejaksaan Tinggi NTT telah tiba di Kejaksaan Negeri Ende untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah tersebut.

Bantuan senilai Rp30 juta itu diwujudkan dalam bentuk berbagai kebutuhan masyarakat, yakni tiga buah toren air berkapasitas 650 liter, 180 dus air mineral, 98 dus mi instan, 50 sak beras kemasan lima kilogram, 10 dus sabun cuci, 20 lembar terpal, serta enam buah selang air dengan panjang masing-masing 50 meter.

Seluruh bantuan tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Ende yang membutuhkan.Kegiatan penyerahan dan pelepasan bantuan kemanusiaan kembali dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026, sekitar pukul 13.00 WITA, bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur.

Ketua DPRD TTU Tegaskan Tak Ada Unsur Gratifikasi dalam Pengaduan GMNI

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo, S.H., M.H., didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Dr. Wahyu Sabrudin, S.I.P., S.H., M.H.Turut hadir para pejabat utama Kejati NTT, para koordinator, serta pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah NTT.

Usai dilepas dari Kantor Kejati NTT, bantuan kemanusiaan tersebut diberangkatkan menggunakan delapan unit truk menuju sejumlah titik terdampak gempa di Flores.

Distribusi bantuan dilakukan dengan dukungan transportasi milik TNI Angkatan Laut dan pesawat milik TNI Angkatan Udara. Bantuan selanjutnya akan diserahkan dan didistribusikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejaksaan Tinggi NTT, dan Adhyaksa Golf Club.

Total dukungan bantuan yang dihimpun mencapai Rp640 juta. Dana tersebut berasal dari Kejaksaan RI sebesar Rp250 juta, IAD Pusat Rp50 juta, Kejati NTT Rp250 juta, IAD Wilayah NTT Rp40 juta, serta Adhyaksa Golf Club sebesar Rp50 juta.

Pasal Berlapis Menunggu Tiga Anggota DPRD TTU yang Ditetapkan Tersangka oleh Polda NTT

Dari bantuan Kejaksaan Agung RI sebesar Rp250 juta, sebanyak Rp200 juta digunakan untuk pengadaan barang kebutuhan masyarakat terdampak gempa. Sementara Rp50 juta diberikan dalam bentuk bantuan uang tunai langsung kepada korban bencana.

Adhyaksa Golf Club juga memberikan dukungan sebesar Rp50 juta. Sebanyak Rp30 juta digunakan untuk membeli barang kebutuhan masyarakat terdampak, sedangkan Rp20 juta diberikan secara langsung dalam bentuk uang tunai kepada korban bencana.

Secara keseluruhan, bantuan yang dihimpun untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores terdiri atas beragam kebutuhan pokok dan perlengkapan penunjang kehidupan sehari-hari.

Untuk kebutuhan pangan, bantuan tersebut meliputi beras sebanyak 21.700 kilogram atau 21,7 ton, mi instan 549 kardus, biskuit 30 kardus dan 213 pcs, gula kemasan satu kilogram sebanyak 73 kardus, serta sarden sebanyak 409 pcs.Bantuan minyak goreng mencapai 104 kardus, terdiri atas ukuran 800 mililiter sebanyak 46 kardus, ukuran 600 mililiter sebanyak 28 kardus, serta 30 kardus minyak goreng lainnya.

Untuk kebutuhan minuman, disalurkan 245 kardus air mineral, terdiri atas ukuran 330 mililiter sebanyak 120 kardus dan ukuran 1,5 liter sebanyak 125 kardus.Selain itu, terdapat 80 kardus susu yang terdiri atas 38 kardus Bear Brand, 40 kardus Ultra Milk, dan dua kardus SGM.Bantuan juga menyasar kebutuhan bayi dan lansia, berupa pampers lansia sebanyak 270 ball yang terdiri atas ukuran M, L, dan XL masing-masing 90 ball.

Polda NTT Tangkap Admin Akun TikTok Anonim Lika-Liku

Sementara pampers bayi dan anak terdiri atas Mamypoko ukuran S sebanyak 100 ball, ukuran M sebanyak 100 ball, serta ukuran L sebanyak 15 kardus.Untuk kebutuhan kebersihan dan kesehatan, bantuan meliputi 37 kardus pembalut, 16 kardus sampo, enam kardus pasta gigi, 15 kardus deterjen, dua kardus sabun mandi, 15 kardus sabun cuci piring, lima kardus tisu, 10 kardus tisu basah, 24 kardus minyak kayu putih, dan 10 kardus minyak telon.Sedangkan kebutuhan tempat tinggal sementara meliputi 18 ball selimut, tiga ball matras, satu kardus pakaian anak, dua kardus kerudung, serta 30 buah terpal.

Untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat terdampak, bantuan juga mencakup satu buah tandon air berkapasitas 2.300 liter.Selain bantuan berupa barang, masyarakat terdampak juga menerima bantuan uang tunai dengan total keseluruhan sebesar Rp70 juta.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Roch Adi Wibowo mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar Kejaksaan terhadap masyarakat Flores yang terdampak gempa bumi.

“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak serta memberikan semangat dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Roch.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari pangan, air bersih, perlengkapan bayi dan lansia, kebutuhan kebersihan dan kesehatan, hingga sarana pendukung tempat tinggal sementara.

“Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement