NTTSatu.ID – Semangat pelayanan yang diwujudkan melalui aksi nyata kembali ditunjukkan oleh Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa melalui kegiatan Kunjung Jemaat Desa (KJD) Tahun 2026 di Jemaat GMIT Efata Put’ain, Klasis Amanatun Utara.
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, pada 22–27 Juli 2026, ini diikuti sekitar 60 peserta dan menghadirkan berbagai program pelayanan yang menyentuh aspek kerohanian, pendidikan, kesehatan, sosial, hingga pelestarian lingkungan.
Mengusung tema “Dipersatukan oleh Kasih, Dikuatkan dalam Pelayanan”, KJD 2026 menjadi bukti nyata komitmen generasi muda gereja untuk menghadirkan kasih Kristus melalui tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi jemaat dan masyarakat.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta tidak hanya menjalankan agenda persekutuan, tetapi juga terlibat aktif dalam berbagai pelayanan yang bertujuan memperkuat kehidupan iman sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu kegiatan yang mendapat sambutan hangat adalah aksi pendidikan di SD GMIT Put’ain 1. Dalam kegiatan tersebut, para peserta berbagi pengetahuan, memberikan motivasi belajar, serta menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi para siswa. Kehadiran para pemuda disambut antusias oleh guru maupun peserta didik karena mampu menghadirkan semangat baru dalam proses belajar mengajar.
Di bidang pembinaan rohani, KJD menghadirkan Ibadah Pemuda Kreatif yang dikemas secara interaktif melalui pujian, penyampaian firman Tuhan, permainan rohani, serta penampilan berbagai talenta pemuda. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk semakin mengenal Tuhan sekaligus mengembangkan potensi yang mereka miliki.
Selain itu, peserta juga melaksanakan Ibadah Penyegaran Iman (IPI) yang memberikan penguatan spiritual kepada jemaat agar tetap teguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kehadiran para pemuda dalam ibadah rumah tangga semakin mempererat hubungan kekeluargaan melalui doa bersama, kesaksian iman, dan persekutuan yang hangat dengan warga jemaat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, peserta KJD turut melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam berbagai jenis tanaman di lingkungan jemaat.
Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen generasi muda gereja dalam menjaga ciptaan Tuhan sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam.
Pelayanan juga menyentuh sektor ekonomi masyarakat melalui pemberian vitamin kepada ternak milik warga. Program ini bertujuan membantu meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian masyarakat di wilayah tersebut.
Tidak berhenti di situ, Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa juga menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi warga jemaat. Masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta edukasi mengenai pola hidup sehat.
Kehadiran layanan tersebut mendapat respons positif karena dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Ketua Panitia KJD 2026, Ester Rabeka Manu, mengatakan bahwa Kunjung Jemaat Desa bukan sekadar agenda tahunan organisasi kepemudaan, melainkan wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan spiritualitas pemuda agar semakin siap menjadi pelayan yang berdampak bagi gereja dan masyarakat.
“Melalui pengalaman hidup bersama jemaat, para peserta belajar menghayati makna pelayanan yang tulus, pengorbanan, kerja sama, dan solidaritas. Nilai-nilai inilah yang diharapkan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa, Anjulin Yonathan Kamlasi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai seluruh program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antara Jemaat GMIT Efata Put’ain dan Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa.
“Ini adalah wujud kepedulian dan berbagi kasih bersama. Kami berharap semangat pelayanan ini terus bertumbuh sehingga pemuda gereja dapat menjadi berkat di mana pun mereka berada,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Efata Put’ain, Pdt. Dini Diaken Sole, M.Si. Teol, yang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan para pemuda.
Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan memberikan dampak yang sangat baik bagi jemaat karena manfaatnya dirasakan oleh semua kategori usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Kegiatan Kunjung Jemaat Desa ini menjadi motivasi bagi orang-orang muda di Jemaat Efata Put’ain untuk semakin giat menyusun dan melaksanakan program pelayanan yang tidak hanya menyasar pemuda, tetapi juga menjangkau seluruh jemaat. Semua pelayanan yang dilakukan semata-mata untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan,” ungkapnya.
Berakhirnya Kunjung Jemaat Desa Tahun 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta maupun warga Jemaat GMIT Efata Put’ain. Lebih dari sekadar rangkaian kegiatan, KJD menjadi kesaksian nyata bahwa iman yang hidup adalah iman yang diwujudkan melalui kasih, pelayanan, kepedulian, dan pengabdian kepada sesama.
Melalui semangat “Dipersatukan oleh Kasih, Dikuatkan dalam Pelayanan,” Pemuda GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi generasi muda gereja yang bertumbuh dalam iman, melayani tanpa pamrih, berkarya bagi masyarakat, serta menghadirkan damai sejahtera dan kasih Kristus di tengah kehidupan.(*)



Komentar