NTTSatu.ID– BPDAS Benain Noelmina menyalurkan ratusan bibit tanaman kepada masyarakat dalam kegiatan Pameran Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan El Tari, Kupang, Sabtu (28/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan hasil hutan secara berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wilayah NTT selama ini dikenal menghadapi tekanan ekologis, termasuk degradasi lahan dan keterbatasan tutupan vegetasi di sejumlah daerah aliran sungai (DAS).
Melalui program ini, BPDAS Benain Noelmina mengambil peran dalam memperkuat kembali fungsi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis hutan bagi masyarakat.
Data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTT mencatat sebanyak 500 bibit tanaman disiapkan untuk dibagikan kepada warga dalam kegiatan tersebut.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas LHK NTT, Anindia Widaryati, mengatakan bibit yang dibagikan terdiri dari 50 anakan lengkeng, 50 rambutan, 300 pucuk merah, dan 100 pohon pinang.
Bibit tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir di lokasi kegiatan sebagai bagian dari gerakan penghijauan.
Menurut Anindia, dukungan BPDAS Benain Noelmina mencerminkan komitmen dalam pemulihan DAS yang menjadi salah satu prioritas pembangunan lingkungan di NTT.
Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames, mengatakan program ini dirancang tidak hanya untuk penanaman, tetapi juga untuk memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.
Ia menyebutkan, jenis tanaman yang dibagikan memiliki nilai ekologis sekaligus potensi ekonomi jika dikelola dengan baik oleh masyarakat.
Selain aspek lingkungan, kegiatan ini juga dikaitkan dengan penguatan sektor HHBK sebagai sumber pendapatan alternatif masyarakat.
Dalam kegiatan yang sama, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya hilirisasi HHBK untuk meningkatkan nilai tambah produk hutan.
“Hutan bukan sekadar untuk kelestarian ekologi, tetapi juga harus memberi manfaat sosial dan ekonomi,” kata Melki.
Gubernur mengaku, saat ini pemerintah provinsi juga mendorong penguatan distribusi produk melalui unit penjualan berbasis kawasan untuk memperluas akses pasar.
Kesempatan itu, Gubernur Melki juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat menanam yang pernah digelorakan oleh gubernur legendaris NTT, El Tari.
“Mari kita hidupkan kembali semangat ‘Tanam! Tanam! Tanam!’ di rumah, di kantor, dan di mana saja,” ajaknya.
Sebagai bentuk komitmen, Gubernur Melki secara simbolis menyerahkan bibit kepada lima perwakilan warga, sekaligus melakukan penanaman di halaman Rumah Jabatan Gubernur usai kegiatan di arena CFD.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas LHK NTT, Sulastri H. I. Rasyid, serta Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames, SP. (*)


Komentar