GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Bisnis Ekonomi
Beranda » Berita » Bank NTT Dapat Jatah KUR Rp350 Miliar, Charlie Paulus Sebut Penyaluran Harus Tepat Sasaran

Bank NTT Dapat Jatah KUR Rp350 Miliar, Charlie Paulus Sebut Penyaluran Harus Tepat Sasaran

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus. (Dok: NTTSatu)

NTTSatu.ID– PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) kembali memperoleh kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) setelah lima tahun tidak menjadi bank penyalur program tersebut.

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Bank NTT. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT, Melki Laka Lena, yang dinilai telah memperjuangkan agar Bank NTT kembali menjadi penyalur KUR.

“Kita harus berterima kasih kepada Gubernur NTT, Pak Melki. Beliau dengan sangat susah payah mengusahakan dan memperjuangkan ini, hingga akhirnya kita diberi kesempatan lagi untuk menyalurkan KUR,” kata Charlie kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).

Bank NTT memperoleh alokasi plafon KUR sebesar Rp350 miliar. Menurut Charlie, pemerintah pusat juga membuka peluang penambahan kuota apabila penyaluran tahap pertama dapat terserap dengan baik.

Charlie menargetkan seluruh plafon tersebut dapat tersalurkan dalam enam bulan ke depan. Namun, ia menegaskan penyaluran harus dilakukan secara akuntabel dan tidak dipaksakan.

FST Undana Dorong Jemaat GMIT Paulus Naikoten Ubah Limbah Menjadi Berkah dan Bernilai Ekonomi

“Cepat habis dalam arti yang benar, bukan cepat habis yang dipaksakan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa KUR merupakan program subsidi pemerintah dengan bunga hanya 0,5 persen per bulan. Meski demikian, dana tersebut tetap merupakan pinjaman yang wajib dikembalikan oleh penerima manfaat.

Untuk memastikan kualitas penyaluran, Charlie telah menginstruksikan seluruh kantor cabang Bank NTT agar memperketat analisis kelayakan usaha dan prospek bisnis calon debitur sebelum kredit disetujui.

Selain itu, ia menegaskan tidak akan mentoleransi praktik kecurangan dalam penyaluran KUR.

“Tidak boleh ada kecurangan, hanya karena orang kasih sogok, lalu semua dikasih pinjaman. Tidak boleh!” tegas Charlie.

STIKes Nusantara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

Bank NTT juga akan melakukan pengawasan dan pendampingan kepada debitur setelah dana KUR dicairkan. Petugas bank akan melakukan pemeriksaan rutin ke lapangan untuk memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya.

Menurut Charlie, apabila usaha nasabah mengalami kendala akibat faktor eksternal, Bank NTT akan memberikan pendampingan. Sebaliknya, jika ditemukan indikasi penyimpangan penggunaan dana, bank akan segera mengambil langkah penanganan.

Melalui penyaluran yang akuntabel dan pengawasan yang ketat, Bank NTT optimistis KUR dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NTTSatu.ID merupakan portal berita yang menyajikan informasi terkini, terpercaya, dan aktual seputar berbagai peristiwa penting di Nusa Tenggara Timur serta berbagai isu nasional yang menarik untuk diketahui masyarakat.

Berita Terbaru






Berita Populer

01

Kuasa Hukum Sebut Kades Fafinesu B Picu Pengeroyokan Tiga Pencari Madu di TTU

02

Mario Kebo: Tiga Pencari Madu Dihadang dan Dianiaya di Jalan, Bukan di Rumah Warga

03

Duka Mendalam atas Kepergian dr. Icha, Bupati TTU Dukung Keluarga Tempuh Jalur Hukum

04

Kuasa Hukum Naris Amleni Bantah Terlibat Intimidasi dr. Icha

05

Bupati TTU: Jika Terbukti Terlibat Penganiayaan, Kades Fafinesu B Akan Dicopot

× Advertisement
× Advertisement