NTTSatu.ID — Institut Agama Kristen Negeri Kupang terus memantapkan langkah menuju transformasi kelembagaan menjadi universitas. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi resmi jajaran pimpinan kampus dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena di Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu, 9 Mei 2026.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana bersama para wakil rektor, dekan, serta tim kerja status transformasi kelembagaan IAKN Kupang menuju universitas.
Dalam pertemuan itu, pihak kampus menyerahkan proposal serta grand design transformasi kelembagaan kepada Pemerintah Provinsi NTT sebagai bagian dari upaya memperoleh rekomendasi dan dukungan resmi untuk percepatan perubahan status kelembagaan kampus tersebut.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan oleh Gubernur NTT terhadap langkah strategis kampus yang dipimpinnya.
“Hari ini luar biasa karena saya bersama jajaran pimpinan, wakil rektor, dan tim kerja status transformasi kelembagaan IAKN Kupang menuju universitas melakukan audiensi dengan Bapak Gubernur. Agenda utama kami adalah menyampaikan permohonan dukungan kepada Pemerintah Provinsi NTT. Kami juga membawa proposal serta grand design kelembagaan sebagai data dukung untuk mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, Gubernur NTT memberikan respons positif terhadap rencana transformasi tersebut dan menyatakan dukungan penuh bagi pengembangan IAKN Kupang menjadi universitas.
“Puji Tuhan, Bapak Gubernur menyampaikan dukungan dan segera akan memberikan rekomendasi setelah mempelajari secara cermat upaya IAKN Kupang bergerak menuju universitas,” katanya.
Tidak hanya membahas transformasi kelembagaan, pertemuan tersebut juga membuka peluang kerja sama strategis antara Pemprov NTT dan IAKN Kupang dalam pengembangan program ekonomi kerakyatan melalui NTT Mart, salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTT.
Rektor menjelaskan bahwa IAKN Kupang mendapat kesempatan untuk berkolaborasi menghadirkan NTT Mart di lingkungan kampus. Kehadiran program tersebut dinilai akan memberikan manfaat besar bagi penguatan ekonomi mahasiswa, dosen, serta pelaku UMKM di daerah.
“Dalam program NTT Mart, IAKN Kupang mendapatkan kesempatan untuk berkolaborasi. Tentu ke depan kami bersama Pemprov NTT akan membicarakan lebih serius terkait implementasinya di kampus,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM berbasis kampus. Menurutnya, mahasiswa IAKN Kupang memiliki potensi besar melalui berbagai program studi yang dimiliki untuk ikut membangun dan mengembangkan UMKM lokal.
“Kami yakin mahasiswa-mahasiswa kami memiliki kekuatan positif untuk membangun UMKM berbasis kelembagaan kampus. Ini juga menjadi ruang produktivitas bagi UMKM di NTT,” urainya.
Dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap transformasi IAKN Kupang menjadi universitas diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi keagamaan di daerah sekaligus memperluas kontribusi kampus dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat NTT.(*)


Komentar