NTTSatu.ID – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Fakultas Seni Keagamaan Kristen (FSKK) sukses menggelar konser mahasiswa bertajuk “Ritima Humanis, Ritme Alam, Harmoni Dunia, Melodi Manusia” di Taman Nostalgia Kota Kupang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, mahasiswa, dosen, alumni, serta para mitra kampus yang memadati lokasi acara hingga malam hari.
Konser yang menjadi agenda akademik sekaligus ruang ekspresi seni mahasiswa ini menampilkan berbagai pertunjukan musik, paduan suara, karya cipta lagu, seni pertunjukan, serta kolaborasi lintas komunitas yang berhasil memukau para pengunjung. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian hasil pembelajaran mahasiswa selama satu semester di lingkungan Fakultas Seni Keagamaan Kristen IAKN Kupang.
Rektor IAKN Kupang, Dr. I Made Suardana, M.Th, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, dosen, mahasiswa, dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan konser tersebut.
“Hari ini kita menyaksikan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa karya-karya yang dihasilkan mahasiswa Fakultas Seni Keagamaan Kristen memiliki kualitas yang membanggakan dan mampu diterima oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Menurut Rektor, konser tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pembelajaran yang diterapkan di IAKN Kupang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga menghasilkan karya-karya kreatif yang berdampak bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap mahasiswa yang mampu menghasilkan karya akademik berkualitas, termasuk salah satu mahasiswa yang berhasil menciptakan sekitar 50 lagu untuk sekolah minggu, remaja, dan pemuda sebagai bagian dari tugas akhirnya.
“Karya-karya seperti ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IAKN Kupang memiliki kemampuan luar biasa dalam menciptakan karya seni yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga bermanfaat bagi gereja dan masyarakat,” katanya.
Mengusung tema “Ritima Humanis, Ritme Alam, Harmoni Dunia, Melodi Manusia”, konser tersebut menggambarkan semangat kebersamaan, keberagaman, dan keharmonisan yang hidup di tengah masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Menurut Rektor, NTT memiliki kekayaan budaya, musik, tarian, dan kearifan lokal yang sangat besar. Melalui konser ini, mahasiswa diajak untuk mengangkat identitas budaya lokal dalam karya-karya seni yang mampu menjawab kebutuhan zaman sekaligus memperkuat karakter masyarakat yang inklusif dan moderat.
“Kami percaya seni adalah media yang sangat efektif untuk membangun persatuan, memperkuat identitas daerah, dan mendorong kreativitas generasi muda. Karena itu, Fakultas Seni Keagamaan Kristen terus didorong menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan IAKN Kupang ke depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana promosi kampus kepada masyarakat luas. Rektor mengajak para orang tua yang anaknya belum melanjutkan pendidikan tinggi untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar IAKN Kupang.
Saat ini, IAKN Kupang memiliki berbagai pilihan program studi pada Fakultas Seni Keagamaan Kristen, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan Kristen, Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan Kristen, hingga Program Pascasarjana jenjang magister dan doktoral.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dr. Rolfi J. Is. Natonis, M.Sn, menjelaskan bahwa konser tersebut merupakan bagian dari implementasi tugas akhir mahasiswa yang dikemas dalam bentuk pertunjukan terbuka bagi masyarakat.
Menurutnya, sejumlah karya yang ditampilkan merupakan hasil penelitian dan penciptaan seni mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir. Dalam prosesnya, mahasiswa juga melibatkan berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak sekolah dan komunitas seni dari berbagai daerah.
“Kami ingin karya mahasiswa tidak hanya berhenti di ruang kelas atau kampus, tetapi dapat dipertontonkan langsung kepada masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.
Ia mengatakan, kegiatan serupa telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi dan hasil pembelajaran yang mereka peroleh selama perkuliahan.
Selain mahasiswa IAKN Kupang, konser tersebut juga melibatkan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan komunitas seni sebagai bentuk kolaborasi dan penguatan jejaring kreativitas.
Dr. Rolfi berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengeksplorasi bakat, kreativitas, dan kemampuan mereka di bidang seni.
“Harapan kami, apa yang dilakukan Fakultas Seni Keagamaan Kristen hari ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda NTT untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui seni,” ujarnya.(*)



Komentar