GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Pendidikan
Beranda » Berita » PKKMB Pascasarjana IAKN Kupang Perkuat Fondasi Akademik Mahasiswa Magister PAK dan Doktor Teologi

PKKMB Pascasarjana IAKN Kupang Perkuat Fondasi Akademik Mahasiswa Magister PAK dan Doktor Teologi

Ket: PKKMB Pascasarjana IAKN Kupang Perkuat Fondasi Akademik Mahasiswa Magister PAK dan Doktor Teologi. (Ist)

NTTSatu.ID – Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Pascasarjana pada Jumat, 28 Agustus 2026. 

Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru Program Magister Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan Program Doktor Teologi untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik sekaligus memahami arah perjalanan studi yang akan mereka tempuh.

Berbeda dari sekadar kegiatan penyambutan, PKKMB Pascasarjana IAKN Kupang dirancang sebagai ruang orientasi dan pembekalan akademik. 

Mahasiswa diperkenalkan dengan visi, misi, tujuan, dan strategi pengembangan Pascasarjana, tahapan perjalanan akademik, serta bidang kepakaran dosen yang dapat mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan keilmuan.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Direktur Pascasarjana IAKN Kupang, Dr. Ezra Tari, yang membahas visi, misi, tujuan, dan strategi Pascasarjana IAKN Kupang.

Pendidikan Fisika Undana Manfaatkan AI untuk Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SMA Negeri 9 Kupang

Dalam sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai arah pengembangan Pascasarjana dan orientasi akademik yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan. 

Mahasiswa juga diperkenalkan pada komitmen institusi dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas, kemampuan kepemimpinan, serta kepedulian dan kontribusi nyata bagi gereja, masyarakat, dan dunia pendidikan.

Pemahaman tersebut menjadi penting agar mahasiswa sejak awal mampu mengenali identitas institusi sekaligus memahami ekspektasi akademik yang harus mereka capai selama menjalani pendidikan pada jenjang magister maupun doktoral.

Pembekalan kemudian dilanjutkan oleh Dr. Oscard Lumban Tobing, yang memberikan materi mengenai perjalanan mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Kristen dan Program Doktor Teologi.

Dalam sesi ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai tahapan yang akan dilalui selama menempuh pendidikan di Pascasarjana. Mulai dari dinamika perkuliahan, pengembangan kompetensi akademik, proses penelitian, penyusunan karya ilmiah, hingga tahapan penyelesaian studi.

Usai Ditetapkan sebagai Tersangka, Tiga Anggota DPRD TTU Dipanggil Polda NTT Senin

Perjalanan pendidikan pada jenjang magister dan doktoral tentu memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak hanya mengikuti proses perkuliahan, tetapi juga mampu merencanakan studinya secara sistematis dan bertanggung jawab.

Pembekalan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa agar memiliki kesiapan mental dan akademik dalam menghadapi tuntutan pendidikan tinggi, terutama dalam hal kemampuan membaca literatur, berpikir kritis, melakukan penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang memiliki nilai akademik dan manfaat bagi masyarakat.

Bagian lain yang menjadi perhatian dalam kegiatan PKKMB adalah pengenalan kepakaran dosen Pascasarjana IAKN Kupang.

Sesi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat bidang keilmuan yang ditekuni para dosen. Pengenalan kepakaran tersebut penting karena dapat menjadi salah satu referensi mahasiswa dalam membangun diskusi akademik, menentukan arah penelitian, mengembangkan gagasan ilmiah, hingga memilih bidang kajian yang sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing.

Dr. Fenetson Pairikas memperkenalkan bidang kepakarannya dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK), perubahan sosial, dan pembangunan jemaat.

Ribuan Mahasiswa Baru IAKN Kupang Diajak Peduli Korban Gempa Flores Lewat Konser Amal

Bidang tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara pendidikan Kristen dengan dinamika sosial yang terus berkembang. 

Mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa pendidikan dan pelayanan gerejawi perlu memiliki kemampuan membaca perubahan sosial sehingga pembangunan jemaat dapat dilakukan secara kontekstual dan transformatif.

Selanjutnya, Maya Djawa, Ph.D. memperkenalkan bidang kepakaran Teologi Kontekstual.

Teologi kontekstual menempatkan realitas kehidupan masyarakat sebagai bagian penting dalam proses refleksi teologis. Mahasiswa didorong untuk mampu membaca konteks budaya, sosial, dan kehidupan umat sehingga pemikiran teologi yang dikembangkan tidak berhenti pada tataran teoritis, tetapi dapat berdialog dengan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Sementara itu, Dr. Simon Kasse menyampaikan bidang kepakarannya mengenai Gereja dan perubahan sosial.

Materi ini memberikan perspektif tentang bagaimana gereja dapat mengambil peran dalam merespons perubahan yang terjadi di tengah masyarakat. 

Gereja dipandang bukan hanya sebagai institusi keagamaan, tetapi juga sebagai komunitas yang mempunyai tanggung jawab sosial untuk menghadirkan nilai-nilai Injil melalui keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat.

Adapun Dr. Yakobus Adi Saingo memperkenalkan kepakaran dalam bidang Pendidikan Karakter.

Pendidikan karakter menjadi aspek penting dalam proses pendidikan karena keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual. 

Nilai, moral, integritas, tanggung jawab, dan kepribadian juga menjadi bagian penting dalam membentuk manusia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui pengenalan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai beragam perspektif keilmuan yang tersedia di lingkungan Pascasarjana IAKN Kupang.

Secara keseluruhan, PKKMB Pascasarjana IAKN Kupang pada 28 Agustus 2026 menjadi ruang strategis untuk membangun kesiapan mahasiswa sebelum memasuki perjalanan akademik yang lebih panjang.

Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan institusi dan program studi, tetapi juga membantu mahasiswa memahami ke mana arah pendidikan Pascasarjana, bagaimana perjalanan studi harus ditempuh, serta kepada siapa mahasiswa dapat membangun relasi akademik dalam proses pengembangan keilmuan.

Bagi mahasiswa baru Magister PAK dan Doktor Teologi, pemahaman ini diharapkan menjadi modal awal untuk menjalani proses pendidikan secara serius, disiplin, kritis, dan bertanggung jawab.

Pada akhirnya, pendidikan di Pascasarjana IAKN Kupang diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi insan akademik yang kritis, reflektif, kontekstual, berkarakter, dan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi gereja, pendidikan, dan masyarakat.

Dengan demikian, PKKMB menjadi lebih dari sekadar agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi titik awal perjalanan intelektual dan pembentukan karakter akademik bagi generasi Magister PAK dan Doktor Teologi yang diharapkan mampu membaca perubahan zaman, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menghadirkan solusi dan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement