GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Daerah Hukrim Kesehatan
Beranda » Berita » Ketua Fraksi Indonesia Maju Tegaskan Misteri Kematian dr. Icha Hanya Terjawab Melalui Proses Hukum yang Sah

Ketua Fraksi Indonesia Maju Tegaskan Misteri Kematian dr. Icha Hanya Terjawab Melalui Proses Hukum yang Sah

Ketua Fraksi Indonesia Maju DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Robertus Salu, SH., MH. (Dok: NTTSatu)

NTTSatu.ID- Ketua Fraksi Indonesia Maju DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Robertus Salu, SH., MH., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya dr. Icha. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi peristiwa ini.

Menurut Robert, kepergian dr. Icha menjadi kehilangan bagi dunia pelayanan kesehatan di Indonesia khususnya Kabupaten TTU. Peristiwa tersebut juga menyita perhatian masyarakat dan memunculkan berbagai pertanyaan yang perlu dijawab melalui proses hukum.

Robert turut menyayangkan adanya dugaan intimidasi yang disebut melibatkan tiga anggota DPRD TTU terhadap dr. Icha. Jika dugaan tersebut benar, kata dia, maka persoalan itu perlu diusut secara serius melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Karena itu, Robert menilai proses hukum harus mampu menjawab seluruh pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat. Ia meminta Polres TTU melakukan penyelidikan secara profesional, objektif, dan menyeluruh.

“Jangan ada fakta yang ditutupi dan jangan ada pihak yang dihakimi tanpa dasar hukum. Semua harus dibuktikan melalui proses penyelidikan,” tegasnya.

FST Undana Dorong Jemaat GMIT Paulus Naikoten Ubah Limbah Menjadi Berkah dan Bernilai Ekonomi

Ia menilai keterbukaan dalam penanganan perkara menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Transparansi akan mencegah munculnya berbagai spekulasi yang justru memperkeruh suasana.

Robert juga mengingatkan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Siapa pun yang diduga terlibat dalam suatu perkara harus diperiksa secara adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, ruang publik harus diisi dengan sikap bijak sambil menunggu hasil penyelidikan resmi.

Ia mengajak seluruh masyarakat TTU memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar dapat bekerja secara independen tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Kasus ini, lanjutnya, hendaknya menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap tenaga kesehatan harus mencakup aspek fisik dan psikologis. Lingkungan kerja yang sehat akan membantu tenaga medis memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khusunya di TTU.

STIKes Nusantara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Gempa Flores

Anggota DPR Partai Perindo itu berharap penyelidikan yang dilakukan mampu mengungkap fakta secara utuh sehingga tidak menyisakan keraguan di tengah masyarakat maupun keluarga yang ditinggalkan.

“Kita berharap hasil penyelidikan nantinya dapat menjadi dasar untuk memperkuat sistem perlindungan terhadap tenaga kesehatan, sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi,” tandasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NTTSatu.ID merupakan portal berita yang menyajikan informasi terkini, terpercaya, dan aktual seputar berbagai peristiwa penting di Nusa Tenggara Timur serta berbagai isu nasional yang menarik untuk diketahui masyarakat.

Berita Terbaru






Berita Populer

01

Kuasa Hukum Sebut Kades Fafinesu B Picu Pengeroyokan Tiga Pencari Madu di TTU

02

Mario Kebo: Tiga Pencari Madu Dihadang dan Dianiaya di Jalan, Bukan di Rumah Warga

03

Duka Mendalam atas Kepergian dr. Icha, Bupati TTU Dukung Keluarga Tempuh Jalur Hukum

04

Kuasa Hukum Naris Amleni Bantah Terlibat Intimidasi dr. Icha

05

Bupati TTU: Jika Terbukti Terlibat Penganiayaan, Kades Fafinesu B Akan Dicopot

× Advertisement
× Advertisement