GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Daerah Pendidikan
Beranda » Berita » Undana dan Pemkab Sabu Raijua Siap Perbarui MoU

Undana dan Pemkab Sabu Raijua Siap Perbarui MoU

Ket: Kolase foto saat Rektor Undana, Prof. Jefri Bale menerima kunjungan Bupati Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore. (Alberto/NTTSatu)

NTTSatu.ID – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E, M.M, oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M. Eng, di Ruang Rektor Undana, Rabu (29/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Rektor Undana didampingi Wakil Rektor III Dr. Rudi Rohi, M.Si., Wakil Rektor IV Prof. Dr. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan I Fakultas Peternakan, Kelautan dan Perikanan (FPKP) Dr. Tian Liufeto, serta Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana, Yefri C. Adoe, S.E., M.AP.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan agenda utama membahas pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan Universitas Nusa Cendana yang sebelumnya telah ditandatangani pada tahun 2024. Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama tersebut perlu diperkuat agar semakin fokus menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Rektor Undana, Prof. Jefri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Sabu Raijua beserta jajaran. Menurutnya, pembaruan kerja sama menjadi momentum penting untuk menghadirkan kolaborasi yang lebih nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati Sabu Raijua. MoU yang telah ada akan segera kita perbarui dan kita agendakan penandatanganannya agar pelaksanaan kerja sama pada tahun-tahun mendatang menjadi lebih intensif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Berakar, Bertumbuh dan Berbuah, Pesan Penguatan Jemaat di GBI El-Shaddai Kupang

Rektor menegaskan bahwa Undana memiliki tanggung jawab sebagai perguruan tinggi negeri untuk hadir di tengah masyarakat melalui riset dan pengabdian yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

Ia menilai Kabupaten Sabu Raijua memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan layak dikembangkan melalui sentuhan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Potensi tersebut antara lain budidaya rumput laut, produksi garam, pengembangan gula sabu, hingga sektor perikanan dan budidaya udang.

“Potensi-potensi tersebut harus memiliki nilai tambah. Melalui penelitian dan pengabdian, kami ingin meningkatkan kualitas produk, nilai ekonomi, serta daya saing sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain pengembangan potensi daerah, Prof. Jefri juga membuka peluang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk meningkatkan kompetensi melalui studi lanjut di Universitas Nusa Cendana, baik pada jenjang sarjana maupun magister.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

Dari Oesapa Barat, Henos Kembangkan Bisnis Advertising Berkat Dukungan KUR BRI

Rektor juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Undana telah menetapkan delapan kabupaten sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, Kabupaten Sabu Raijua diharapkan dapat menjadi bagian dari kabupaten mitra tersebut sehingga berbagai program riset dan pengabdian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pimpinan Universitas Nusa Cendana. Ia menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan memperbarui kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2024 sekaligus menyusun program kolaborasi yang lebih terarah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor beserta jajaran yang telah menerima kami. Kedatangan kami untuk memperbarui MoU yang sebelumnya telah ada sehingga ke depan kerja sama ini semakin tajam dan mampu mendukung pembangunan Kabupaten Sabu Raijua,” ungkapnya.

Menurut Krisman, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua membutuhkan dukungan perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi unggulan daerah melalui kajian ilmiah, riset terapan, inovasi teknologi, hingga pendampingan kepada masyarakat.

Ia berharap kolaborasi dengan Undana mampu menghasilkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya dalam pengembangan komoditas unggulan seperti rumput laut, garam, gula sabu, serta sektor kelautan dan perikanan.

Undana Bentuk Digital Smart Agent di SMAN 1 Kupang Timur, Pelajar Dibekali Senjata Melawan Hoaks

Pertemuan tersebut juga membahas peluang pelaksanaan penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas ASN melalui pendidikan tinggi, serta keterlibatan mahasiswa Undana dalam berbagai program pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement