NTTSatu.ID – Sektor pariwisata di Nusa Tenggara Timur kian menunjukkan performa menggembirakan pada awal tahun 2026.
Sejumlah indikator utama, mulai dari kunjungan wisatawan mancanegara hingga tingkat hunian hotel, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa daya tarik pariwisata NTT terus pulih dan berkembang di kancah nasional maupun internasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi NTT, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk utama pada Februari 2026 tercatat mencapai 18.836 kunjungan.
Angka tersebut melonjak sebesar 24,97 persen secara year-on-year (y-on-y), menunjukkan peningkatan minat wisatawan asing terhadap destinasi-destinasi unggulan di wilayah ini.
Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, menyebutkan bahwa tren positif ini menjadi indikator penting kebangkitan sektor pariwisata daerah.
“Pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat pulihnya daya tarik NTT di mata dunia,” ungkap Matamira kepada NTTSatu di Aula BPS NTT, Rabu (1/4/2026).
Tidak hanya wisatawan mancanegara, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan kestabilan yang positif.
Sepanjang Februari 2026, tercatat sebanyak 758.334 perjalanan wisatawan domestik menuju NTT, meningkat tipis sebesar 0,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Menurut Matamira, momentum libur hari besar keagamaan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan mobilitas masyarakat untuk berwisata.
Momen tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata yang tersebar di NTT, mulai dari wisata alam hingga budaya.
Geliat pariwisata ini turut berdampak langsung pada sektor perhotelan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di NTT pada Februari 2026 tercatat sebesar 31,04 persen.
Angka ini meningkat signifikan sebesar 9,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap layanan akomodasi.
Di sisi lain, aktivitas perjalanan ke luar negeri oleh warga NTT juga mengalami lonjakan. Tercatat sebanyak 5.982 perjalanan wisatawan nasional (wisnas) asal NTT ke luar negeri, atau meningkat tajam sebesar 33,05 persen secara y-on-y.
Secara keseluruhan, capaian ini mempertegas posisi Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu destinasi wisata yang terus berkembang dan semakin diminati.
Dengan potensi alam yang eksotis, kekayaan budaya, serta dukungan berbagai pihak, sektor pariwisata NTT diyakini akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah di masa mendatang.(*)



Komentar