NTTSatu.ID – Sebanyak 1.893 mahasiswa baru resmi diterima menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana), Selasa, 11 Agustus 2026.
Penerimaan mahasiswa baru berlangsung di Graha Cendana dan menjadi momentum awal bagi ribuan mahasiswa untuk memasuki kehidupan akademik di perguruan tinggi sekaligus memulai proses pembentukan diri sebagai calon pendidik profesional.
Prosesi penerimaan ditandai dengan penyematan baju FKIP kepada dua orang mahasiswa baru. Penyematan dilakukan langsung oleh Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si., bersama Wakil Dekan I Dr. Damianus D. Samo, M.Pd., dan Wakil Dekan II Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, Senat FKIP, para koordinator program studi, jajaran tenaga kependidikan serta seluruh mahasiswa baru.
Dekan FKIP Undana, Prof. Malkisedek Taneo, mengatakan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026 menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), matrikulasi, pembekalan serta berbagai kegiatan penguatan motivasi mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan pembukaan sengaja dipusatkan di Graha Cendana karena jumlah mahasiswa baru FKIP tahun ini mencapai 1.893 orang. Jumlah tersebut dinilai terlalu besar jika seluruh mahasiswa harus ditampung dalam aula yang berada di lingkungan fakultas.
“Jumlah mahasiswa baru hampir 2.000 orang, sementara aula yang ada di fakultas hanya mampu menampung sekitar 400 sampai 500 orang. Karena itu, kegiatan pembukaan kita pusatkan di Graha Cendana,” ujar Prof. Taneo.
Setelah kegiatan pembukaan, mahasiswa baru langsung mengikuti kegiatan PKKMB di tingkat fakultas. Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan diteruskan pada tingkat program studi.
Materi yang diberikan telah dipersiapkan oleh fakultas dan selanjutnya disesuaikan oleh masing-masing program studi, termasuk penentuan dosen yang akan memberikan materi kepada mahasiswa baru.
Prof. Taneo menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa baru ditargetkan dapat diselesaikan sebelum dimulainya perkuliahan perdana pada 26 Agustus 2026.
Dengan demikian, seluruh mahasiswa diharapkan sudah memiliki kesiapan akademik maupun mental untuk mengikuti proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Taneo memberikan sejumlah pesan penting kepada 1.893 mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga FKIP Undana.
Pesan pertama berkaitan dengan kecintaan terhadap profesi guru.
Ia meminta mahasiswa sejak awal menyadari bahwa pilihan masuk FKIP berarti memilih jalan untuk dipersiapkan menjadi seorang guru profesional. Karena itu, kecintaan terhadap profesi harus mulai dibangun sejak berada di bangku kuliah.
“Adik-adik masuk FKIP untuk dipersiapkan menjadi calon guru yang profesional. Karena itu, sejak awal harus mencintai profesi sebagai calon guru dan berkomitmen menjalani profesi tersebut dengan panggilan jiwa,” tegasnya.
Menurutnya, profesi guru tidak cukup hanya dijalankan dengan kemampuan akademik. Seorang guru membutuhkan komitmen, tanggung jawab, integritas dan kesediaan untuk mencurahkan kemampuan serta hidupnya bagi dunia pendidikan.
Karena itu, mahasiswa FKIP diminta mulai membangun berbagai kompetensi yang dibutuhkan seorang pendidik sejak awal masa perkuliahan.
Kompetensi profesional dan sosial, kata dia, harus terus dikembangkan bersamaan dengan pembentukan karakter mahasiswa.
Selain kompetensi, Prof. Taneo juga menekankan pentingnya integritas. Mahasiswa calon guru harus mampu menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat, kreatif dan inovatif.
Ia mengingatkan bahwa mahasiswa FKIP nantinya akan menjadi figur yang diteladani ketika terjun ke tengah masyarakat dan dunia pendidikan.
Tak hanya persoalan akademik, mahasiswa baru juga diingatkan untuk menjaga lingkungan kampus sebagai rumah bersama.
Prof. Taneo meminta mahasiswa ikut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kampus serta menjadi pelopor kebersihan.
Mahasiswa tidak hanya diminta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, tetapi juga memiliki kepedulian dengan memungut sampah yang masih berserakan di lingkungan kampus.
Ia juga memberikan peringatan tegas agar mahasiswa menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan dan mencoreng nama baik institusi.
“Tindakan kekerasan tidak boleh dilakukan. Narkoba juga tidak boleh. Adik-adik adalah calon guru, sehingga harus menjaga karakter dan martabat,” katanya.
Pada momentum penerimaan tersebut, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan jajaran pimpinan fakultas dan program studi.
Pengenalan itu dinilai penting agar mahasiswa mengetahui siapa saja pimpinan yang akan mendampingi mereka selama menjalani proses pendidikan di FKIP Undana.
Menurut Prof. Taneo, mahasiswa baru perlu mengetahui para pimpinan fakultas dan program studi bukan hanya dari nama, tetapi juga mengenal wajah dan posisi masing-masing sehingga tidak merasa asing ketika nantinya membutuhkan layanan akademik maupun kemahasiswaan.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa PKKMB memiliki tujuan utama membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi.
Mahasiswa baru sebelumnya berada pada jenjang SMA, SMK atau sederajat. Kini mereka memasuki lingkungan perguruan tinggi dengan sistem pembelajaran, pola interaksi dan tanggung jawab yang berbeda.
Di lingkungan kampus, mereka juga akan bertemu dan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan latar belakang.
Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pola pikir terbuka serta kemampuan membangun interaksi yang positif dengan dosen, tenaga kependidikan dan sesama mahasiswa.
“Kita mempersiapkan mereka agar siap belajar dan menjalani kehidupan sebagai mahasiswa selama beberapa tahun ke depan. Kita berharap mereka belajar sekuat kemampuan sehingga bisa menyelesaikan studi tepat waktu,” jelasnya.
Prof. Taneo berharap seluruh rangkaian kegiatan penerimaan dan pembekalan mahasiswa baru dapat berjalan lancar hingga selesai.
Setelah rangkaian PKKMB, kegiatan akan dilanjutkan dengan matrikulasi dan pembekalan lainnya. Pelaksanaan kegiatan juga akan menyesuaikan dengan agenda nasional dan kegiatan kampus menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Puncaknya, mahasiswa baru diharapkan siap mengikuti perkuliahan perdana yang dijadwalkan pada 26 Agustus 2026.
Menutup sambutannya, Prof. Taneo menyampaikan ucapan selamat kepada 1.893 mahasiswa baru yang telah memilih FKIP Undana sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan.
Ia menilai keputusan tersebut merupakan langkah penting dalam perjalanan mahasiswa untuk mewujudkan cita-cita menjadi seorang guru.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk melanjutkan pendidikan di FKIP Undana.
“Selamat karena sudah memilih tempat yang tepat untuk belajar. Terima kasih kepada orang tua dan keluarga yang telah mendukung anak-anak mereka memilih FKIP Undana,” pungkasnya.
Penerimaan 1.893 mahasiswa baru ini sekaligus menjadi awal perjalanan baru bagi FKIP Undana dalam menyiapkan generasi calon pendidik yang diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berintegritas, berkarakter, kreatif, inovatif serta memiliki kecintaan yang kuat terhadap profesi guru.(*)



Komentar